Peluncuran film Sule Detektif Tokek

Jakarta - Gaya komedian Entis Sutisna atau biasa disapa Sule, memang terbilang cukup menghibur. Hal itu terlihat dari acara televisi komedi Opera Van Java (OVJ). Kini ia dan teman-teman artis lainnya akan menghibur penggemarnya lewat film layar lebar bergenre komedi action dengan tajuk ”Sule Detektif Tokek”.

Film garapan Rumah Kreatif (RK) 23 ini nantinya tidak hanya menampilkan lawakan-lawakan segar khas Sule, namun juga kombinasi animasi pop art dan gambar full color yang tercipta dalam adegan film. Hal inilah yang membuat film komedi ini berbeda dari lainnya.

Menurut sang produser, Erna Prita, tidak mudah membuat film bergenre komedi, apalagi ini film komedi pertama RK23. Walau cerita film dibuat sederhana, banyak pesan moral dan sosial yang tertuang didalamnya.

"Semuanya mengalir begitu spontan. Hasil upaya sang sutradara menjadikan Sule bermain pada batas kenyamanannya, tanpa merubahnya menjadi pribadi yang lain. Unsur pop art sesuai kekinian untuk menarik penonton remaja, biar pesan yang kita sampaikan juga sampai. Ini pengalaman baru buat kita membuat fillm komedi,” katanya saat jumpa pers di Sate Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (21/2).

Sutradara Reka Wijaya berusaha membuat cerita yang ingin disampaikannya dalam film tersebut terkesan sederhana. Ia pun memberikan kebebasan pada pemain utama, Sule, untuk berakting sesuai batas kenyamanannya tanpa harus mengubah pribadi asli bintang OVJ itu.

Sule sendiri berperan sebagai seorang detektif. Dalam cerita ini seorang kolektor yang sangat mengidolakan tokeknya selalu ketakutan suatu saat piaraan kesayangannya akan dicuri. Akhirnya dia menyewa detektif Sule yang ditugaskan untuk menjaga seekor tokek yang harganya miliaran rupiah.

”Hal itu termasuk rekaan karena di Indonesia detektif jarang didengar. Sule jadi detektif yang bertugas menjaga tokek milik seseorang yang diancam untuk dicuri. Pesan moral juga ada di film ini, yakni hubungan anak dan orangtua. Jadi, kesibukan Sule jadi detektif mengancam kehidupan anaknya. Jadi disini ada hubungan dan pelajaran orang tua dan anaknya,” jelas Reka.



Tampilkan Keluguan
Dikatakan, Sule memiliki keahlian bukan seperti detektif lain pada umumnya, namun menampilkan keluguan dan kelucuan dalam aktingnya.
Reka berharap semoga film komedi ”Sule Detektif Tokek” dapat diterima masyarakat. Film ini merupakan tontonan keluarga yang tak ada tendensi dengan konten yang sangat luar biasa.

Komedian Sule sendiri mengaku film tersebut merupakan untuk yang kedua dengan genre komedi. Pria dengan rambut panjang yang dikuncir itu berpikir judulnya sama dengan soundtrack lagunya, karena film itu diambil dari cerita lagu ”Papa Telepon” karya Congky,” katanya.

”Saya bersyukur karena proses pembuatan hingga dirilisnya film kedua ini berjalan dengan baik. Kalau dilihat dari pembuatan filmnya alhamdulillah sangat cepat. Itu hanya 8 hari, luar biasa, karena penulisnya luar biasa juga, karena biasanya rata-rata film layar lebar paling cepat dua minggu,” ungkapnya bangga.

Selain itu, Sule juga kaget melihat poster dan trailer filmnya. Ia merasa tertipu karena mengaku tak pernah diberi tahu bagaimana poster dan judul film yang sebenarnya.

“Sangat terkesan dan tertipu. Seharusnya saya tampil ganteng, tetapi ini beda. Tetapi tidak apa-apa, kerja keras teman-teman luar biasa sekali. Saya enggak digambar-gambarin gitu mukanya,” ucapnya.

Selain Sule, film tersebut juga dibintangi oleh Mpok Nori, Poppy Sofia, Uli Auliani, Pierre Grunno dan anak Sule, Rizky. Dua single milik Sule, “Papa Telepon” dan “Mimin I Love You” juga turut menyemarakkan film ini. Rencananya, Sule Detektif Tokek akan ditayangkan di bioskop-bioskop di Indonesia pada 14 Maret 2013 mendatang.

 

Suara Pembaruan

Penulis: H-15/HA

Sumber:Suara Pembaruan