Petugas Tengah Mengganti Bantalan Kereta Api

Beijing - PT Kereta Api Pariwisata berencana menambah enam gerbong baru, seriring dengan meningkatknya minat masyarakat terhadap moda transportasi eksklusif tersebut.

"Kita rencana akan menambah enam gerbong, karena meski kita sempat mengalami penurunan, sejak tiga tahun dioperasikan rata-rata peningkatannya mencapai 400 persen dalam tiga tahun tersebut," ungkap Direktur Operasi dan Administrasi PT Kereta Api Pariwisata Nunuk Prihatiningsih di Beijing.

Ditemui saat mengadakan kunjungan ke China pada 18-20 Maret, Nunuk mengatakan Kereta wisata ini sebenarnya sebuah gerbong eksklusif yang saat digunakan digabung dengan kereta umum.

"Jadi enam gerbong baru itu juga nantinya akan digabung dengan kereta umum," tuturnya.

Nunuk mengemukakan kereta wisata itu awalnya hanya digunakan untuk urusan kepresidenan. Namun, saat ini dapat digunakan oleh masyarakat umum.

Kereta wisata yang dioperasionalkan selama ini terdiri atas tiga jenis: Bali, Nusantara, dan Toraja. Perbedaan kereta tersebut hanya pada ukiran yang mencirikan daerah tersebut dan sewa perorangan serta grup.

"Kereta Toraja untuk disewa perorangan, sedangkan Bali dan Nusantara untuk grup, satu grup maksimal 22 orang," ujar Nunuk menambahkan.

Kereta wisata ini memiliki kapasitas maksimal 22 orang dengan fasilitas sekelas hotel berbintang, seperti VVIP room, AC, minibar, ruang audio/video untuk karaoke, serta toilet yang dilengkapi jacuzzi.

Kereta ini biasanya diberangkatkan dari stasiun Gambir, tapi dapat pula sesuai pesanan pemesan ingin diberangkatkan dari kota mana pun. Tujuannya pun tergantung pemesan, namun lazimnya kereta ini menuju Purwokerto, Yogyakarta dan Solo.

Kedepan kita juga akan memasarkan kereta wisata ini untuk peluncuran suatu produk baru, dengan produk yang diperkenalkan juga dimungkinkan untuk dipamerkan dalam kereta wisata tersebut, tutur Nunuk. Semisal, lanjut dia, peluncuran mobil atau motor baru.

"Bisa kita angkut pula mobil dan motor yang dipromosikan itu, dalam gerbong yang lain yang disambung dengan kereta wisata," ucapnya.

Selain itu, pihak pengelola kereta wisata juga akan menambah paket-paket tujuan wisata pada setiap daerah tujuan.

"Misalnya untuk tujuan Jogyakarta, kita bisa tawarkan untuk mengunjungi obyek wisata di daerah lain di sekitar Jogyakarta," kata Nunuk

Penulis: Feriawan Hidayat/FER

Sumber:ANT