Tradisi makan Bajamba di Pariaman, Sumatera Barat.
Tradisi makan "bajamba" atau makan bersama-sama hiasi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1433 Hijriyah di sejumlah tempat di Kota Pariaman, Sumatera Barat.

"Pemerintah Kota Pariaman tetap menjaga kelestarian budaya kehidupan beragama masyarakat, baik dalam menjalankan ibadah sehari-hari serta memelihara budaya religius yang telah menjadi tradisi masyarakat, seperti halnya dalam memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW ini," kata Wali Kota Pariaman, Mukhlis R di Pariaman.

Pada kesempatan tersebut, Mukhlis juga menghadiri kegiatan peringatan maulid di Desa Sungai Rotan dan Desa Batang Tajongkek yang diperingati dengan Tabligh Akbar dan melaksanakan tradisi "Makan Bajamba".

"Makan Bajamba" merupakan sebuah ritual budaya makan bersama, berasal dari akar budaya Minangkabau yang secara turun temurun masih dilaksanakan hingga saat ini.

Menurut walikota, secara prinsip memperingati kelahiran Nabi adalah dalam rangka membesarkan Rasulullah sebagai suri tauladan bagi umat Islam.

"Dengan diperingati secara seremonial, tentu akan dapat menimbulkan semangat yang tak pernah pudar untuk menjalankan ibadah sekaligus menjadi motivasi bagi umat Islam yang selalu menyampaikan Salawat kepada Nabi," jelasnya.

Lebih lanjut menurut Mukhlis, yang paling penting adalah bagaimana setiap umat Islam khususnya masyarakat agamis di Kota Pariaman dapat mengambil hikmah serta melakukan introspeksi diri masing-masing telah sejauh mana amalan yang dilakukan sesuai dengan tauladan yang diambil dari mengenal kisah dan sejarah beribadahnya Rasulullah tersebut.

Dengan demikian, terserapnya kehidupan sehari-hari di tengah-tengah masyarakat dan implementasinya kepada sikap dan harkat dan martabat sebagai bagian dari anggota masyarakat yang memeluk agama Islam.

Penulis: