Disbudpar Jambi Bidik Wisatawan Malaysia

Delegasi wisata Jambi yang dipimpin Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jambi, Ujang Hariadi (tiga dari kiri baris depan) bersama agen-agen perjalanan wisata Jambi, Sumatera Utara dan Malaysia pada pameran Malaysia Tour and Travel Agency Association (Matta Fair) di Putra World Trade Center, Kuala Lumpur, Malaysia. (Istimewa)

Oleh: Radesman Saragih / FER | Minggu, 17 September 2017 | 22:50 WIB

Jambi - Pemerintah provinsi (Pemprov) Jambi membidik wisatawan Malaysia sebagai salah satu strategi untuk mengatasi kelesuan kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jambi, Ujang Hariadi mengatakan, Malaysia dijadikan salah satu pangsa pasar andalan dikarena banyaknya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Kabupaten Kerinci dan Sungaipenuh yang telah lama bekerja di Negeri Jiran.

"Pangsa pasar wisatawan Malaysia selama ini memang masih kurang digarap secara maksimal. Padahal, cukup banyak warga Jambi yang menetap di Malaysia. Mereka jarang berkunjung karena belum ada paket wisata. Karena itu, kami akan meningkatkan promosi wisata langsung di Malaysia," kata Ujang di Jambi, Minggu (17/9).

Menurutnya, salah satu cara promosi wisata dilakukan degan mengikuti pameran Malaysia Tour and Travel Agency Association (Matta Fair) 2017 di Putra World Trade Center, Kuala Lumpur, Malaysia.

"Selain untuk promosi, pameran ini juga menjadi kesempatan bagi agen perjalanan wisata untuk menjual paketnya secara langsung kepada wisatawan Malaysia," jelasnya.

Lebih lanjut, Ujang menambahkan, sesuai program Kementerian Pariwisata (Kempar), Jambi memanfaatkan pameran Matta Fair sebagai sales mission (misi penjualan) paket wisata yang ada di Jambi.

"Paket wisata tersebut langsung ditawarkan atau dijual kepada konsumen. Dalam pameran Matta Fair, kami menjalin kerja sama dengan tiga agen perjalanan di Malaysia. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, kerja sama tersebut bisa meningkatkan kunjungan wisatawan ke Jambi," katanya.

Adapun paket wisata yang ditawarkan, kata Ujang, antara lain kunjungan ke situs Candi Muarojambi, dan paket wisata ke Danau Kerinci.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT