Burj Khalifa, dengan tinggi 328 meter di Dubai, Uni Emirat Arab.
Lebih tinggi dari Burj Khalifa di Dubai

Tampaknya negara-negara dunia terus bersaing untuk membangun gedung tertinggi di dunia. Kali ini giliran China yang berambisi mengalahkan Burj Khalifa di Dubai, tetapi agar lebih luar biasa negeri tirai bambu itu akan membangun gedung setinggi 383 meter hanya dalam tiga bulan.

Gedung yang dinamai Sky City itu rencananya akan mempunyai 220 lantai dan dibangun di kota Changsa, ibu kota Hunan.

Broad Sustainable Building (BSB), sebuah perusahaan konstruksi yang berbasis di Hunan, yakin mereka bisa membangun gedung dengan biaya 628 juta dollar atau setara dengan Rp.5,9 triliun hanya dalam 90 hari.

Sebagai perbandingan, Burj Khalifa dengan tinggi 328 meter dibangun hingga rampung dalam waktu lima tahun. Selain itu, Sky City juga dipastikan akan mengalahkan Shanghai Tower, menara tertinggi di China.

Adapun proyek itu telah disetujui oleh pemerintah Changsa, tetapi Beijing belum memberikan persetujuannya. Tetapi jika izin dari pusat turun, maka pembangunan gedung itu akan bisa dimulai Novermber 2012 hingga rampung pada Januari 2013.

BSB sendiri terkenal karena kecepatannya dalam membangun properti di China. Perusahaan itu pernah membangun gedung 15 lantai dalam enam hari di Juni 2010 dan sebuah gedung berlantai 30 hanya dalam 360 jam.

Kunci kecepatan pekerjaan mereka terletak pada produksi bagian-bagian bangunan dalam skala besar di pabrik-pabrik konstruksi di negeri itu. Jadi secara teknis sebagian besar gedung itu sudah diproduksi sebelum fundasi gedung itu digali.

Gedung baru itu akan memiliki 104 elevator dan total luas ruangan sejuta meter persegi.

Penulis: