Peluncuran Advan G1, di Jakarta, 17 Februari 2017.

Empat Fitur Utama Sistem Operasi IDOS

Peluncuran Advan G1, di Jakarta, 17 Februari 2017. (BeritaSatu Photo/Herman)

Jakarta - Produsen ponsel pintar (smartphone) dalam negeri, Advan, mengembangkan sistem operasi IDOS (Indonesia Operating System).

Marketing Director Advan, Tjandra Lianto, mengatakan, sampai saat ini sistem operasi IDOS telah mencapai versi 6.1.2. yang memakai basis Android Marshamallow 6.0.

"Konsumen, bisa mencoba kecanggihan sistem operasi ini di perangkat smartphone terbaru Advan G1," ujar Tjandra, dalam diskusi terbatas di Penang Bistro, Jakarta, Senin (17/4).

Marketing Director Advan, Tjandra Lianto

Sistem operasi IDOS 6.1.2 sendiri, kata Tjandra, berfokus pada empat fitur utama yakni, security, power saving, smart management, dan unique feature. semua fitur tersebut, lanjut dia, sudah dapat digunakan di perangkat smartphone Advan G1.

"Empat hal diatas menjadi fokus utama karena menjadi kebutuhan kalangan pengguna smartphone masa kini," kata Tjandra.

Untuk fitur security (keamanan), jelas Tjandra, menawarkan tiga kelebihan yaitu, anti theft, enkripsi data pengguna, dan guest mode.

"Untuk keamanan, fitur anti theft melindungi pengguna dari akses orang asing ke ponsel, saat salah memasukkan kata sandi (password) sebanyak 3 kali," jelasnya.

Tjandra menjelaskan, smartphone akan mengambil gambar orang tersebut melalui kamera. "Fitur ini, membuat pengguna dapat mengetahui siapa saja yang menggunakan ponselnya secara diam-diam," tambahnya.

Untuk enkripsi data, lanjut Tjandra, sistem ini melindungi seluruh data pengguna. Misalnya, pada saat melakukan transaksi atau berbelanja online.

"Selain itu, ada pula fitur yang dapat digunakan untuk mengunci aplikasi yang tidak diizinkan untuk diakses oleh orang lain," ujar Tjandra.

Dalam mengembangkan sistem operasi ini, lanjut Tjandra, pihaknya memiliki tim pengembangan yang berada di Jakarta dan Semarang. Saat proses pengembangan tersebut, lanjut dia, jutaan bugs telah diselesaikan oleh pihaknya untuk memberikan proteksi data konsumen.

"Tahun ini kami akan mengembangkan IDOS 7 dengan fitur yang lebih kaya dan beragam," pungkasnya.



Feriawan Hidayat/FER

BeritaSatu.com