Prime 7 Dibekali Teknologi Pengisian Saldo Kartu e-Toll

Proses pengisian saldo kartu e-Toll Polytron Prime 7. (Beritasatu Photo/Herman)

Oleh: Herman / FER | Kamis, 7 September 2017 | 09:10 WIB

Jakarta - Mulai Oktober 2017, transaksi non-tunai dengan menggunakan e-Toll di seluruh ruas tol akan diberlakukan. Realisasi tersebut diyakini dapat memangkas waktu transaksi secara signifikan. Masalahnya, pengguna kartu e-Toll seringkali mengeluhkan proses isi ulang atau top up kartu uang elektronik yang dirasa menyulitkan.

Masalah tersebut dilihat sebagai peluang oleh ponsel pintar (smartphone) Polytron. Melalui produk terbarunya, Prime 7, Polytron menghadirkan sebuah inovasi yang bisa memudahkan proses top up kartu uang elektronik melalui ponsel pintar.

"Salah satu keunggulan Prime 7 adalah bisa digunakan untuk mengisi e-toll. Prosesnya lebih mudah, sehingga kekhawatiran tentang susahnya isi kartu e-toll tidak akan ada lagi,” ujar General Manager Mobile Phone Polytron, Usun Pringgodigdo, Jakarta, Rabu (6/9).

Usun menjelaskan, Prime 7 memiliki teknologi NFC (Near Field Communication) dengan eSE (embedded Secure Element) pada smartphone, di mana selain untuk transfer data, NFC yang digunakan telah memenuhi standar EMVCo (Europay International, Mastercard, VISA) untuk memfasilitasi proses transaksi pembayaran yang aman.

"Untuk memanfaatkan teknologi tersebut, pengisian saldo e-toll Mandiri dapat dilakukan dengan cara menempelkan kartu ke Prime 7 melalui proses yang dilakukan dengan aplikasi resmi Bank Mandiri. Dengan cara ini, proses mengisi e-Toll tidak sulit lagi," terangnya.

Selain menerapkan teknologi NFC Data Transfer, lanjut Usun, Prime 7 yang memiliki keunggulan pada kekuatan bodi juga dilengkapi dengan Fira OS. Sistem operasi berbasis Android tersebut memiliki sejumlah fitur lain untuk mempermudah kebutuhan transaksi.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT