Review Ponsel

Zenfone 4 Max Pro, Ponsel Serba Bisa Harga Terjangkau

Asus Zenfone 4 Max Pro. (BeritaSatu Photo/ Herman)

Oleh: Yudo Dahono / YUD | Rabu, 4 Oktober 2017 | 21:05 WIB

Jakarta – Asus baru-baru ini meluncurkan varian terbaru dari Zenfone Max yaitu Zenfone 4 Max Pro. Seperti halnya seri Zenfone Max terdahulu, Asus membekali Zenfone 4 Max Pro ini dengan kapasitas baterai bongsor dalam ponsel ini. Max Pro memiliki baterai berkapasitas 5.000 mAH atau naik kapasitasnya sebesar 900 mAH dari Zenfone 3 Max terdahulu.

Editor Beritasatu.com mendapatkan kesempatan untuk menjajal ponsel ini selama beberapa hari terakhir. Bagaimana hasilnya? Berikut hasil review dari kami.

Zenfone 4 Max Pro adalah ponsel yang cukup terjangkau, di mana Asus membanderol ponsel ini seharga Rp 2,999 juta. Memiliki build quality seperti ponsel premium, Zenfone 4 Max Pro tak hanya mengandalkan fitur baterai besar, tapi juga kamera yang lebih baik dari Zenfone 3 Max.

Jika disimak secara sepintas tidak akan terlihat jelas perbedaan antara Zenfone 4 Max Pro dengan Zenfone 3 Max apalagi dari segi fisik di mana kedua ponsel ini memiliki dimensi yang nyaris sama. Tapi setelah ditelusuri ternyata perbedaan antara keduanya cukup banyak.

Zenfone 4 Max Pro menempatkan sensor sidik jari di bagian depan – menyatu dengan tombol home. Anda tidak perlu lagi menyentuhkan jari di bagian belakang untuk menyalakan ponsel saat dalam kondisi terkunci seperti halnya di Zenfone 3 Max. Pemindahan letak sensor ini dilakukan Asus untuk mengikuti desain ponsel dari merek lainnya. Meski begitu respon sensor sidik jari ponsel ini cukup cepat, butuh waktu di bawah satu detik untuk membuka ponsel ini menggunakan fingerprint sensor.

Selain baterai yang berkapasitas lebih besar, Zenfone 4 Max Pro juga memiliki kamera depan yang lebih besar pula – sekaligus sudah dilengkapi lampu flash. Selfie menggunakan ponsel ini menjadi lebih bagus dengan kamera 16 MP ditambah flash yang membuat foto terlihat lebih cerah dalam kondisi minim pencahayaan.

Zenfone 4 Max Pro memiliki fitur kamera ganda di bagian belakang serta kamera depan 16 MP. Pada bagian belakang terdapat kamera utara 16 MP f/ 2.0 PDAF serta kamera sekunder 5 MP wide angle 120 derajat. Keberadaan kamera wide angle ini memungkinkan pengguna menangkap objek yang lebih banyak dalam satu bidikan.

Hasil foto Asus Zenfone 4 Max Pro

Kamera wide angle ini membuat objek seperti bangunan, pemandangan serta foto berkelompok atau mengambil gambar di ruangan sempit. Kamera wide angle ini juga memiliki jarak pandang 200% lebih besar dibanding kamera standar ponsel lainnya sehingga objek yang diambil dapat lebih banyak saat menggunakan kamera wide angle ini.

Hasil foto Asus Zenfone 4 Max Pro

Hasil foto Asus Zenfone 4 Max Pro

Keberadaan dua kamera ini juga memberikan kesan premium terhadap Zenfone 4 Max Pro. Kamera ganda biasanya terdapat pada ponsel-ponsel kelas atas – tapi Anda sudah bias mendapatkannya di Zenfone 4 Max Pro.

Dari sisi jeroan hardware Zenfone 4 Max Pro mengemas SoC Qualcomm Snapdragon 435 quadcore 1.40 GHz dengan RAM 3GB - spesifikasi untuk ponsel mainstream pada saat ini. Kapasitas penyimpanan internal yang bisa langsung digunakan sebesar 32 GB. Jika dirasa kurang, Anda dapat memperluasnya menggunakan kartu microSD hingga 256 GB.

Berbeda dengan ponsel lain yang menerapkan slot hybrid, Zenfone 4 Max Pro memiliki Triple Slots yaitu 2 slot SIM sekaligus satu slot memory terpisah yang membuat penggunanya bisa memakai dua SIM serta menancapkan kartu memory microSD. Slot ini membuat pengguna tak perlu lagi memilih apakah ingin menggunakan dual SIM atau mengorbankan satu SIM guna memakai memory tambahan pada ponselnya.

Asus juga telah menyertakan jelly case dalam paket pembelian ponsel ini. Jelly case akan mempertahankan ponsel dari lecet atau baret akibat benturan-benturan saat pemakaian. Mengadopsi layar yang berlapis Gorilla Glass 2.5 D, desain ponsel ini tak begitu banyak berbeda dari seri pendahulunya Zenfone 3.

Dari segi display, ponsel ini dilengkapi IPS Display 5,5 inchi dengan resolusi 720 x 1.280 pixel (HD) dengan screen to body ratio sebesar 70.4% serta kerapatan pixel 267 ppi. Kendati memiliki layar dengan resolusi HD, ponsel ini sudah cukup untuk menemani aktivitas harian Anda seperti menjelajah internet, menonton video, melihat foto atau bermain gim.

Sudut pandang dari ponsel ini cukup baik, dan cukup cerah untuk dipakai beraktivitas di luar ruangan. Kendati begitu sayangnya saat kami mencoba mengatur tingkat warna, Asus ternyata tidak melengkapi ponsel ini dengan aplikasi Splendid. Ternyata aplikasi Splendid yang mengatur berbagai komposisi warna untuk layar tidak mendukung ponsel ini.

Kendati hanya diperkuat Snapdragon 430 yang bukan termasuk prosesor kelas atas, Zenfone 4 Max Pro sudah cukup memadai untuk kebutuhan sehari-hari. Sepanjang tes, ponsel ini cukup responsif baik pada layar sentuh serta menu yang kami akses.

Pada pengujian penggunaan sehari-hari untuk menikmati streaming musik dari Joox, membuka email, browsing serta memainkan gim casual seperti Clash of Clans, Clash Royale atau Mobile Legends, ponsel ini dapat diandalkan. Dari kondisi baterai penuh di pagi hari, ponsel ini masih menyisakan daya sekitar 50 persen saat hari beranjak malam.

Asus mengklaim ponsel ini mampu standby selama 46 hari dalam kondisi terhubung dengan koneksi 4G. Sementara untuk mengisi penuh baterai berkapasitas 5000 mAh dibutuhkan waktu sekitar 4 jam menggunakan fitur fast charging. Baterai berkapasitas besar pada ponsel ini juga memungkinkan Anda mengisi daya ponsel atau device lain. Asus telah menyediakan kabel USB OTG dalam paket pembelian untuk mengisi daya ponsel lain atau untuk transfer data ke USB Flash disk. Yang menyenangkan adalah ponsel ini telah dilengkapi fitur reverse charging sehingga proses pengisian daya dapat dilakukan dengan lebih cepat dua kali lipat.

Mengenai fungsi audio, speaker yang terletak di bagian bawah ponsel terdengan cukup nyaring dan jernih. Suara yang dikeluarkan Zenfone 4 Max Pro ini cukup bagus untuk panggilan hands free serta mendengarkan musik. Tapi karena kurangnya suara bass dari ponsel ini, kami sarankan untuk mendengarkan musik menggunakan earphone atau speaker eksternal.

Sayangnya saat kami mencoba menyetel audio, Asus tidak melengkapi Zenfone 4 Max Pro ini dengan fitur AudioWizard seperti yang biasanya terdapat pada ponsel Asus lainnya. Padahal fitur AudioWizard tersebut memungkinkan pengguna mengatur penyetelan Bass, Treble serta Equalizer.

Unit ponsel yang kami terima sudah dilengkapi dengan system operasi Android 7.1.1 Nougat dengan ZenUI dari Asus. Desain user interface dari ZenUI ini tidak begitu berbeda dari ponsel Asus lain yang pernah kami coba, mudah digunakan dan memiliki banyak pilihan transisi, font serta tweak yang bisa dilakukan pengguna terhadap launcher milik Asus ini.

Satu kelebihan besar dari ZenUI pada Zenfone 4 Max Pro ini adalah berkurangnya bloatware atau aplikasi yang tidak dibutuhkan oleh pengguna. Kali ini tidak ada pre installed games serta aplikasi dari pihak ketiga yang kerap ditemukan pada device Asus sebelumnya. Bahkan Asus Apps juga diminimalisir sehingga kami menyayangkan absennya Asus Splendid serta AudioWizard pada ponsel ini.

Anda masih akan mendapatkan aplikasi standar dari Google serta media sosial seperti Facebook, Messenger dan Instagram. Tapi jika tidak membutuhkannya, Anda dapat menuninstall aplikasi-aplikasi tersebut.

Sebagai sarana penyimpan Zenfone 4 Max Pro memiliki memory internal sebesar 32 GB yang dapat dimanfaatkan pengguna sebesar 22,59 GB. Anda dapat memperbesar kapasitas penyimpanan ini jika dirasa kurang dengan memanfaatkan kartu microSD atau USB OTG yang sudah disediakan dalam paket pembelian. Khusus kartu microSD, ponsel ini sudah bisa menggunakan kartu berkapasitas 256 GB!

Dari tes benchmark yang kami lakukan, kendati berada di kelas midrange, Zenfone 4 Max Pro ini memberikan hasil yang lumayan bagus. Hasil benchmark AnTuTu, ponsel yang terdeteksi sebagai ASUS_X00ID ini mendapatkan skor 43748 di mana performa gim ada di mid-level.

Hasil benchmark Asus Zenfone 4 Max Pro

Hasil benchmark Asus Zenfone 4 Max Pro

Sementara hasil benchmark dari PC Mark Work 2.0 performance, Zenfone 4 Max Pro memperoleh skor 3665. Skor ini diperoleh dengan menguji ponsel menggunakan aplikasi produktivitas yang umum di pasaran seperti web browsing, writing dan tes photo editing, video editing serta manipulasi data.

Hasil benchmark Asus Zenfone 4 Max Pro

Hasil benchmark Work 2.0 Asus Zenfone 4 Max Pro

Ponsel ini juga memperoleh hasil yang cukup lumayan, saat digeber dengan aplikasi benchmark Work 2.0 battery life mampu mencapai durasi 12 jam 28 menit. Durasi ini terbilang cukup panjang, karena ponsel digenjot kemampuannya untuk bekerja seperti proses yang dilakukan pada Work 2.0 performance tapi secara terus-menerus.

Hasil benchmark Asus Zenfone 4 Max Pro

Hasil benchmark Work 2.0 battery life Asus Zenfone 4 Max Pro

Secara keseluruhan Zenfone 4 Max Pro merupakan ponsel yang cukup terjangkau dengan build quality premium serta layar yang cukup luas. Baterai berkapasitas besar yang dimilikinya membuat ponsel ini bisa mengubah ritual charging sehari sekali atau dapat digunakan sebagai power bank cadangan kala device lain kekurangan daya.

Jika Anda mencari ponsel berdaya tahan lama, mampu menghasilkan foto selfie atau dokumentasi perjalanan guna mengisi timeline di media sosial maka Zenfone 4 Max Pro seharga Rp 2,999 juta ini bisa menjadi pilihan.

Spesifikasi Asus Zenfone 4 Max Pro:
Jaringan: LTE Cat4, HSPA+, EDGE, GPRS, GSM
Sistem Operasi: Android 7.1
CPU: Qualcomm Snapdragon 435 Octacore processor 1.4 GHz, GPU: Adreno 505
Memory: 3GB
Storage: eMCP 32 GB, dapat diperbesar menggunakan kartu microSD hingga 256 GB
Kartu SIM: dual nano SIM slots
Display: 5.5-inch IPS display dengan 720×1280 pixels
Kamera utama: 16 MP f/2.0 dual-lens system dengan PixelMaster 4.0
Kamera depan: 16MP f/2.0 with PixelMaster 4.0
Wireless technology: Wi-Fi 802.11 b/g/n, Bluetooth 4.1, Wi-Fi direct
GPS Yes, A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO
Sensor: Fingerprint, Accelerator, ECompass, Gyroscope, Proximity sensor, Ambient light sensor
Baterai: 5,000 mAh (non removable), 2x faster reverse charging
USB microUSB 2.0, USB On-The-Go
Dimensi: 154×76.9×8.9mm
Berat: 181 g




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT