Kementrian Pertanian Gelar Operasi Pasar Bawang Putih

  • Kementrian Pertanian Gelar Operasi Pasar Bawang Putih
    Menteri Pertanian Amran Sulaiman (dua kanan) bersama Wakapolri Komjen Pol. Syafruddin (kanan), dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M. Iriawan (dua kiri), mengecek kualitas bawang putih yang diimpor dari Tiongkok dalam operasi pasar di Pasar Induk Kramat Jati, 17 Mei 2017. Kementrian Pertanian RI memasok 58 ton bawang putih yang diimpor dari Cina ke Pasar Induk Kramat Jati untuk menekan harga komoditas tersebut menjelang bulan Ramadhan. Bawang putih tersebut dikirim dengan dua kontainer yang masing-masing berisi 29 ton untuk dijual di pasaran seharga Rp25.000/kg sehingga harga bawang putih yang semula mencapai Rp60.000 per kilogram di level konsumen dapat ditekan.
  • Kementrian Pertanian Gelar Operasi Pasar Bawang Putih
    Menteri Pertanian Amran Sulaiman (dua kanan) bersama Wakapolri Komjen Pol. Syafruddin (kanan), dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M. Iriawan (dua kiri), menunjukan kualitas bawang putih yang diimpor dari Tiongkok dalam operasi pasar di Pasar Induk Kramat Jati, 17 Mei 2017.
  • Kementrian Pertanian Gelar Operasi Pasar Bawang Putih
    Pekerja menurunkan bawang putih yang diimpor dari Tiongkok dalam operasi pasar di Pasar Induk Kramat Jati, 17 Mei 2017.
  • Kementrian Pertanian Gelar Operasi Pasar Bawang Putih
    Pekerja menurunkan bawang putih yang diimpor dari Tiongkok dalam operasi pasar di Pasar Induk Kramat Jati, 17 Mei 2017.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman bersama Wakapolri Komjen Pol. Syafruddin, dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M. Iriawan, mengecek kualitas bawang putih yang diimpor dari Tiongkok dalam operasi pasar di Pasar Induk Kramat Jati, 17 Mei 2017. Kementrian Pertanian RI memasok 58 ton bawang putih yang diimpor dari Cina ke Pasar Induk Kramat Jati untuk menekan harga komoditas tersebut menjelang bulan Ramadhan. Bawang putih tersebut dikirim dengan dua kontainer yang masing-masing berisi 29 ton untuk dijual di pasaran seharga Rp25.000/kg sehingga harga bawang putih yang semula mencapai Rp60.000 per kilogram di level konsumen dapat ditekan. FOTO: BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao