Parinah Pulang ke Rumah

  • Parinah Pulang ke Rumah
    Parsin anak kedua dari Parinah, TKW Indonesia yang telah hilang selama 18 tahun, menunjukan foto ibunya beserta surat terakhir ibunya yang meminta bantuan untuk dipulangkan dari Inggris, di rumahnya di Desa Petarangan, Kemranjen, Banyumas, 9 April 2018. KBRI London, Inggris, menyelamatkan Parinah, TKW asal Banyumas, Jateng, yang telah hilang kontak selama 18 tahun, dan menjadi korban tindakan perbudakan modern yang dilakukan oleh empat orang majikanya.
  • Parinah Pulang ke Rumah
    TKI korban perbudakan modern di London Inggris Parinah Ikhsan Binti Daulah (depan) berjalan didampingi perwakilan Kemenlu dan BNP2TKI setibanya di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, 11 April 2018.
  • Parinah Pulang ke Rumah
    TKW yang hilang selama 18 tahun, Parinah (kiri), memeluk anak pertamanya Sunarti (kanan) ketika pulang ke rumah anak pertamanya di Desa Nusawungu, Nusawungu, Cilacap, Jawa Tengah, 12 April 2018. Parinah berangkat bekerja ke Arab Saudi pada 1999 melalui PT Afrida Duta secara legal kemudian tidak diketahui kabarnya selama 18 tahun hingga akhirnya diselamatkan KBRI London, Inggris. Parinah diduga menjadi korban perbudakan modern.
  • Parinah Pulang ke Rumah
    TKW yang hilang selama 18 tahun, Parinah (kedua kiri), dibasuh kakinya oleh anak ketiganya, Nurhamdan (kanan), ketika pulang ke rumah anak pertamanya di Desa Nusawungu, Nusawungu, Cilacap, Jawa Tengah, 12 April 2018.
TKW yang hilang selama 18 tahun, Parinah, memeluk anak pertamanya Sunarti ketika pulang ke rumah anak pertamanya di Desa Nusawungu, Nusawungu, Cilacap, Jawa Tengah, 12 April 2018. Parinah berangkat bekerja ke Arab Saudi pada 1999 melalui PT Afrida Duta secara legal kemudian tidak diketahui kabarnya selama 18 tahun hingga akhirnya diselamatkan KBRI London, Inggris. Parinah diduga menjadi korban perbudakan modern. FOTO: BeritaSatu Photo/Antara/Idhad Zakaria/Muhammad Iqbal