Moriska Siap Harumkan Indonesia di The Supermodel International 2017

Moriska Siap Harumkan Indonesia di The Supermodel International 2017
Moriska, The Supermodel Indonesia 2017 ( Foto: istimewa )
Hendro D Situmorang / CAH Kamis, 13 April 2017 | 11:01 WIB

Jakarta - The Supermodel Indonesia 2017, Moriska mengatakan dirinya siap dan memohon restu untuk mengharumkan nama Indonesia lewat ajang The Supermodel International 2017 yang akan dihelat di India hari ini 13 April hingga 22 April 2017.

Gadis yang biasa disapa dengan Momo ini mengaku telah melakukan berbagai persiapan, khususnya mental dan lainnya seperti gaun malam, kostum nasional, hingga mengasah kemampuan photoshoot dan catwalk.

“Saya siap menampilkan yang terbaik. Dengan segala persiapan yang telah saya lakukan dan dukungan dari masyarakat Indonesia, saya harap bisa membanggakan nama Indonesia di ajang The Supermodel International,” ujar Momo pada keterangannya Kamis (13/4) dini hari.

Founder and Chairman El John Pageants, Johnnie Sugiarto menjelaskan sebagai yayasan yang menaungi ajang The Supermodel Indonesia ini, tidak akan memberikan target berat kepada Momo yang justru dapat membebani anak didiknya dalam penampilan di India Nanti. Namun ia optimistis gadis berusia 20 tahun dengan tinggi 174 cm dan berat 48 kg asal Sumatera Barat itu dapat menampilkan yang terbaik, dan membanggakan Indonesia di panggung dunia.

“Kami jujur saja kami tidak menargetkan putri sebagai beban. Kamu harus menang tidak begitu. Jadi yang pertama kami ingin menampilkan Indonesia ada dulu di panggung-panggung dunia itu, yang kedua apa yang ditampilkan budaya itu yang kami punya program,” kata Johnnie.

Diakui pihaknya memiliki program bernama Indonesia di Panggung Dunia. Program inilah yang digunakan untuk memperkenalkan pemenang kontes putri atau model yang diselenggarakan El John Pageants sebagai wakil Indonesia di setiap event kecantikan dunia. Dengan begitu nama Indonesia akan dikenal dan juga sekaligus mempromosikan Indonesia ke kancah Internasional.

“Kalau Indonesia sudah ada di panggung dunia langkah kedua adalah Bringing Indonesia Culture to The World. Kita ingin melalui generasi muda memperkenalkan Indonesia dari pendekatan budaya dan ini yang kami dorong," ungkap dia.

Dengan memperkenalkan budaya seperti nasional kostum pakaian tradisional yang dibawa ke ajang internasional berguna menonjolkan Indonesia sebagai negara khatulistiwa yang memiliki flora fauna yang luar bisa. Jadi pihaknya ingin memperkenalkan budaya Indonesia.

“Sekarang tinggal doa dan dukungan dari kita masyarakat Indonesia, agar Momo bisa dilancarkan usahanya selama karantina dan malam final di India," tegasnya.

Selain menggunakan gaun malam dan busana koktail dari berbagai perancang ternama Indonesia, Momo menggunakan kostum nasional bertemakan “The Elegance of Javanese Eagle Wings” karya desainer muda Bali, I Nyoman Inggi Indrayana Kendran.

Menurut Inggi, Elang Jawa dianggap satwa yang identik dengan lambang negara Indonesia yaitu Garuda. Dan sejak tahun 1992, burung ini ditetapkan sebagai maskot satwa langka Indonesia. Lewat kostum ini sekaligus menyampaikan sebuah pesan mengenai keperkasaan sang elang Jawa dengan kepakan sayapnya yang tangguh. Terbang di langit nusantara untuk membawakan masa keemasan bagi nusa dan bangsa.





Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE