Pusbangfilm Latih Pelajar Membuat Film Dokumenter

Suasana kegiatan pembekalan untuk 20 konsep karya terbaik Festival Film Dokumenter Pelajar 2017. (Istimewa )

Oleh: Harso Kurniawan / HK | Kamis, 14 September 2017 | 20:05 WIB

Jakarta - Pusat Pengembangan Film (Pusbangfilm) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan kegiatan pembekalan untuk 20 konsep karya terbaik Festival Film Dokumenter Pelajar 2017. Mengusung tema Kemaritiman, acara ini dibuka oleh Sekjen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Didik Suhardi dan Kepala Pusat Pengembangan Perfilman Kemendikbud Maman Wijaya, belum lama ini.

Kegiatan pembekalan materi dokumenter ini dilaksanakan selama tujuh hari, dari 7-13 September 2017 yang diikuti oleh 20 tim, terdiri atas 57 pelajar, seluruh Indonesia yang karyanya lolos seleksi awal. Pada tahap seleksi awal, peserta Festival Film Dokumenter Pelajar mengirimkan proposal karyanya ke Pusbangfilm yang dikumpulkan dari pertengahan Juli hingga pertengahan Agustus 2017.

Sebanyak 100 lebih proposal masuk dalam jangka waktu pendaftaran satu bulan. Ini menandakan animo para siswa SMP/SMA sederajat di Indonesia terhadap kegiatan perfilman khususnya film dokumenter cukup tinggi.

“Materi yang diberikan kepada para nominasi ini adalah pendalaman tentang dokumenter, penyutradaraan, tata kamera, tata suara, serta editing film, ” ujar Barly, penata kamera film Banda the Dark Forgotten Trail, yang menjadi salah satu pembimbing pembekalan dalam keterangan resmi, Kamis (14/9).

Produser film Toba Dreams, Rizaludin Kurniawan, juga hadir sebagai narasumber acara tersebut. Dia sangat mendukung Pusbangfilm Diknas dalam memberikan pembekalan dan pendampingan pelajar-pelajar yang berminat dalam dunia film.

“Kegiatan ini bisa membuat produksi film pelajar semakin banyak, sehingga bisa membuat festival film pelajar tersendiri, terpisah dari Apresiasi Film Indonesia (AFI ) atau Festival Film Indonesia (FFI) yang sudah rutin,” ujar dia.

Di hari terakhir, pemateri dari Kemenko Maritim, yakni Asisten Deputi Bidang Budaya, Seni dan Olahraga Maritim Kosmas Harefa, menambah wawasan peserta tentang kemaritiman Indonesia. Sebab, kegiatan ini adalah kerja sama antarkementerian, yaitu Kemendikbud, Kemenko Maritim serta Kementerian Pariwisata.

Penentuan 3 pemenang dan pemberian anugerah akan dilakukan pada perhelatan AFI 2017. “Mudah-mudahan, tahun depan Pusbangfilm dapat memfasilitasi 200 pelajar untuk mengikuti kegiatan pembekalan seperti ini, sehingga semakin tersebar duta-duta kreator film Indonesia ke seluruh Indonesia” ujar Kasubbid Apresiasi dan Penghargaan Pusbangfilm Dini Indrawati Simbolon.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT