Dipolisikan Nikita Mirzani, Ini Jawaban Sam Aliano

Sam Aliano bersama Kuasa Hukumnya Aldwin Rahadian M saat menggelar jumpa Pers terkait laporan Nikita Mirzani. (BeritaSatu Photo/Chairul Fikrie)

Oleh: Chairul Fikri / FER | Kamis, 12 Oktober 2017 | 23:59 WIB

Jakarta - Artis Nikita Mirzani mempolisikan lima orang yang melaporkannya terkait kasus dugaan penghinaan kepada Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo. Salah satu yang dilaporkan Nikita Mirzani adalah Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Muda (PIM), Sam Aliano.

Menanggapi laporan tersebut, Sam Aliano mengaku sangat terkejut dan mempertanyakan langkah hukum yang diambil oleh Nikita Mirzani. Menurutnya, Nikita salah persepsi terhadap kunjungannya ke kantor Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) beberapa waktu lalu.

"Saya sangat terkejut dengan pelaporan Nikita ke pihak kepolisian. Saya waktu itu bilang ke KPI agar mencekal siapa pun yang memecah belah bangsa dengan melakukan kegaduhan masyarakat. Saya hanya ingin kasus-kasus yang berpotensi memecah belah bangsa bisa diredam," ungkap Sam Aliano, di kantor Samco Group Indonesia, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Kamis (12/10).

Sayangnya, lanjut Sam Aliano, dirinya ternyata malah dilaporkan oleh Nikita Mirzani dengan pasal yang terkait dengan pelanggaran UU ITE. "Ini kan malah jadi salah persepsi. Saya berbuat itu karena publik figur jadi contoh masyarakat. Makanya, saya datang ke KPI. Niatnya cuma itu. Kalau tiba-tiba Nikita melaporkan saya karena dia bilang dicekal KPI dan berdampak terhadap berkurangnya penghasilan, saya enggak bermaksud itu," tambahnya.

Sementara itu, pengacara Sam Aliano, Aldwin Rahadian menjelaskan, kliennya tidak memiliki maksud melaporkan Nikita Mirzani secara khusus saat datang ke kantor KPI beberapa waktu lalu. ‎

"Saat membuat laporan, pak Sam meminta KPI untuk menindak semua artis yang melakukan kegaduhan masyarakat. Artinya, tidak spesifik untuk Nikita. Respon dengan membuat laporan ke polisi itu sangat disayangkan," Aldwin.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT