Jukajo Siapkan Peluncuran Varian Jus Kacang Terbaru

Komisaris Jukajo, Ida Rosida, bersama CEO Jukajo, Raja Fauzi Hariansyah, berbincang dengan 3 bidan yang melakukan penelitian diantaranya Catur E Suksesty, Azimatuddar, Marthia Ikhlasiah dan disaksikan Managing Director Jukajo, Nila Siti Fatimah, dalam acara peluncuran produk baru Jukajo di The Ritz Carlton Hotel Jakarta 17 Oktober 2017. (Istimewa)

Oleh: Feriawan Hidayat / FER | Rabu, 18 Oktober 2017 | 10:42 WIB

Jakarta - PT Jukajo Sukses Mulia (Jukajo) akan meluncurkan varian baru jus kacang hijau yang rencananya akan dilakukan pada akhir tahun ini. Varian baru yang yang merupakan kombinasi jus kacang hujau dan daun adas (foenicumum vulgar L) yang direkomendasikan untuk ibu hamil dan menyusui.

CEO Jukajo, Raja Fauzi Hariansyah mengatakan, varian baru yang akan diluncurkan oleh pihaknya didasari hasil riset yang dilakukan oleh tiga orang bidan, Catur E Suksesty, Marthia Ikhlasiah, dan Azimatudar bersama tim Jukajo.

"Penelitian pada kacang hijau dan tanaman adas ini merupakan yang pertama kali di Indonesia. Hasil penelitian ini menghasilkan temuan, kacang hijau dan adas dapat memicu pengeluaran Air Susu Ibu (ASI)," kata Fauzi, di Jakarta, Selasa (17/10).

Kedua tanaman tersebut, lanjut Raja Fauzi, nantinya akan digunakan sebagai bahan baku dari varian baru Jukajo yang memiliki manfaat untuk mem-booster produksi ASI.

"Kami sendiri belum memiliki waktu persis varian baru ini akan diluncurkan, mengingat tingkat kesulitan produksi yang cukup tinggi. Selain itu, produk kami juga tidak menggunakan bahan pengawet. Mudah-mudahan, varian baru ini dapat kami luncurkan akhir tahun ini," tambahnya.

Menyasar segmen ibu-ibu menyusui di Indonesia, kata Raja Fauzi, pihaknya berharap varian baru Jukajo dapat membantu para ibu untuk memberikan ASI yang cukup untuk anak-anak mereka. Untuk distribusi dan pemasaran varian baru ini, lanjut dia, pihaknya akan menggandeng Ikatan Dokter Indonesia (IDI) maupun para bidan.

"Selain itu, kami juga akan memaksimalkan peran reseller yang saat ini jumlahnya sudah melewati angka 3.200 reseller," tambahnya.

Founder & Commisioner Jukajo, Ida Rosida menambahkan, hasil penelitian mengungkapkan, varian baru ini dapat berpengaruh pada peningkatan hormon prolaktin dan berat badan bayi.

"Sehingga harapannya dengan hasil penilitian yang sangat ketat dan terarah dapat memberikan hasil maksimal pada jenis varian Jukajo yang akan kami luncurkan akhir tahun ini," tambahnya.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT