TMII Targetkan 5.000 Peserta GPMN 2017

(Kanan ke kiri) Ketua Penyelenggara GPMN Unggul Yudianto, Herman Caniago Kepala Museum Olahraga Nasional TMII, Sigit Gunardjo Ketua AMIKA-TMII, Drs. Sulistyo Tirtokusumo Direktur Budaya TMII, dan Imam Bari Wafaul Wafa Kepala Museum Listrik dan Energi Baru hadir dalam Hari Museum Indonesia di Taman Mini Indonesia Indah, 19 Oktober 2017. (BeritaSatu Photo/Dina Fitri Anisa)

Oleh: Dina Fitri Anisa / FER | Kamis, 19 Oktober 2017 | 13:47 WIB

Jakarta - Memperingati Hari Museum Indonesia, Asosiasi Museum Indonesia Kawasan Taman Mini Indonesia Indah (AMIKA-TMII) menargetkan 5.000 peserta dalam Gebyar Pesona Museum Nusantara (GPMN) yang akan berlangsung pada 27 hingga 31 Oktober 2017. Dengan target peserta yang lebih banyak dari tahun sebelumnya, TMII mengajak masyarakat untuk lebih mengenal dan mencintai museum.

Ketua AMIKA-TMII, Sigit Gunardjo mengatakan, melihat dinamika perkembangan museum di Indonesia, pihaknya menyadari dibutuhkan sebuah kegiatan yang dapat menarik minat masyarakat untuk mencintai museum. Oleh sebabnya, lanjut dia, tema Satu Cinta Untuk Museum dipilih untuk perayaan GPMN tahun ini.

"Melalui GPMN, kita mencoba memperkenalkan dan mengedukasi kepada masyarakat umum dengan cara yang menyenangkan, betapa pentingnya mengunjungi museum," kata Sigit di Jakarta, Rabu (18/10).

Ketua Pelaksana GPMN, Unggul Yudianto menambahkan, jumlah museum yang berada di Jakarta kurang lebih 60-an dan 20 diantaranya berada di kawasan TMII, baik yang dikelola pemerintah, yayasan, bahkan perorangan. Sehingga, diharapkan dengan kegiatan ini jumlah pengunjung di museum di TMII atau di tempat lain pun meningkat dan semakin banyak orang yang dapat merasakan manfaat dari museum.

"Dalam museum terdapat berbagai sumber nilai-nilai sejarah, kepahlawanan, kejuangan dan kebudayaan bangsa Indonesia. Namun masih menjadi keprihatinan kita, kurangnya minat masyarakat terhadap museum kerap dikaitkan dengan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang museum. Selain dengan membuat GPMN, kita sebagai pengelola pun selalu meningkatkan kualitas setiap museum yang ada di TMII, mulai dari pemugaran bangunan, memodernisasikan fasilitas, serta melengkapi koleksi-koleksi yang ada," ungkap Unggul.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT