Sam Aliano Tolak Minta Maaf ke Nikita Mirzani

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Muda (PIM), Sam Aliano, menggelar jumpa pers tekait perseteruaanya dengan Nikita Mirzani, di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis, 19 Oktober 2017. (Beritasatu Photo/Chairul Fikri)

Oleh: Chairul Fikri / FER | Kamis, 19 Oktober 2017 | 19:39 WIB

Jakarta - Perseteruan artis cantik Nikita Mirzani dengan Ketua Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia (PIM), Sam Aliano, nampaknya masih terus berlanjut. Setelah kemarin Nikita mengaku enggan meminta maaf dan mencabut laporannya, kini giliran Ketua PIM menggelar jumpa pers tekait perseteruannya dengan janda anak dua itu.

"Saya cukup marah dan geram dengan laporannya ke polisi. Ditambah lagi, dia mengunggah laporan itu ke media sosial, tambah membuat saya berang. Padahal, surat itu harusnya rahasia dan enggak boleh disebarkan. Itu membuat saya malu, dan ini merupakan pencemaran nama baik. Saya bisa saja melaporkannya ke polisi karena merupakan pencemaran nama baik. Padahal, saya ingin masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan. Dia malah menabuh genderang perang," ungkap Sam Aliano, di kantor Samco Group Indonesia, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Kamis (19/10).

"Saya masih mencoba berbaik hati dengan memberikan waktu 10 x 24 jam kepada Nikita untuk meminta maaf dan segera mencabut laporannya ke polisi serta menghapus laporannya ke polisi itu di media sosialnya. Jika tidak mengindahkan, saya akan bertindak dan mengambil langkah tegas dengan melaporkannya ke polisi," tambahnya.

Menurut Sam Aliano, dirinya sengaja memberikan waktu selama 10 x 24 jam kepada Nikita untuk mencabut laporannya, dengan harapan masalah ini dapat diselesaikan dengan damai dan kekeluargaan.

"Saya masih memberikan waktu Nikita untuk berpikir secara panjang dan menyadari tindakannya salah sangka terhadap saya. Makanya, saya masih buka pintu perdamaian. Namun, kalau dia tetap seperti itu, ya saya siap melanjutkan kasus ini sesuai proses hukum. Kalau Nikita bisa bilang jangan main-main sama janda, saya juga bisa bilang jangan main-main sama duda asal Medan," kata Sam dengan nada tinggi.

Sebagai informasi, perseteruan Sam Aliano dan Nikita Mirzani bermula saat Ketua PIM itu mengunjungi kantor Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk meminta lembaga tersebut mencekal mayarakat dan sejumlah artis yang dianggap melakukan pencemaran nama baik dan penyebaran kebencian terutama kepada pejabat negara dan Panglima TNI.

Salah satunya, Nikita Mirzani yang diduga telah melakukan penghinaan terhadap Panglima TNI melalui akun media sosial miliknya. Namun, Nikita saat itu salah sangka dan menuduh Sam melakukan pengaduan kepada KPI agar dirinya dicekal.

Tak terima dengan tindakan itu, Nikita pun lantas melaporkan Sam Aliano ke polisi karena merasa akibat pencekalan tersebut, dirinya di putus kontrak oleh sejumlah stasiun televisi dan sejumlah acaranya dibatalkan. Nikita sendiri menyebut, dirinya mengalami kerugian hingga miliaran rupiah.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT