Maxx Coffee Manjakan Anggota Maxi Yamaha

Presiden Direktur PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Minoru Morimoto (kiri) dan Chief Executive Officer Maxx Coffee Vincent Chang (kelima dari kanan) berfoto bersama saat kerja sama loyalty program untuk konsumen setia motor NMax produksi Yamaha di Indonesia (komunitas MAXI Yamaha), MaxxCoffee Cideng, Jakarta, Jumat (3/11/2017). (Investor Daily/ Emral)

Oleh: Dina Fitri Anisa / FER | Jumat, 3 November 2017 | 23:52 WIB

Jakarta - Sebagai pendatang baru, Maxx Coffee memiliki berbagai macam inovasi yang unik dan kreatif. Jaringan kedai kopi asli Indonesia ini mengumumkan telah menggandeng salah satu brand otomotif terbesar di dunia, yaitu Yamaha, di gerai Maxx Coffee Cideng, Jakarta Barat, Jumat (3/11).

Kerja sama ini mengusung tema Living High Stage, di mana pengguna series Max Yamaha yang tergabung dalam komunitas, akan mendapatkan pelayanan dan berbagai promo spesial dari Maxx Coffe, sejak November 2017 sampai dengan Februari 2018.

Head of Marketing Maxx Coffee, Geoffry Samuel, mengatakan, kolaborasi ini sangat cocok antara kedua brand yang mengedepankan gaya hidup masyarakat urban saat ini. Kini, kedai kopi tidak hanya sekedar tempat untuk minum kopi saja, tetapi berbagai aktivitas pun bisa dilakukan. Mulai dari mengerjakan tugas, meeting dengan rekan kerja, atau tempat berkumpul bersama teman. Sedangkan series Max dari Yamaha, memiliki misi untuk meningkatkan gaya hidup kaum urban saat ini dengan berbagai varian motor berkelas.

"Meskipun nama kita terkenal dengan sebutan coffe shop, Maxx Coffe tidak pernah menyebutkan bahwa kami adalah industri kopi, tetapi industri lifestyle. Karena sekarang kopi tidak lagi menjadi komoditas, tetapi gaya hidup. Kebetulan sama dengan Yamaha. Terlebih dalam varian Max, yang mereka beli bukanlah alat transportasi, melainkan lifestyle. Karena kalau hanya ingin transportasi, dengan harga jauh dibawah itu (maxi series) mereka bisa mendapatkannya. Tanpa berpikir panjang, kita sepakat untuk berkolaborasi," ungkap Geoffry Samuel.

Vice President PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Dyonisius Beti, mengatakan, saat ini sudah ada lebih dari 700.000 orang pengguna series Max Yamaha. Kegiatan ini pun menjadi sebuah penanda bahwa, pengguna Max Yamaha yang sudah tergabung dalam komunitas Maxi pun bisa selalu mendapatkan prioritas untuk segala hal yang berhubungan dengan gaya hidup. Termasuk tempat nongkrong yang juga mendapat perhatian khusus.

"Komunitas itu adalah ujung tombak kami dalam membesarkan brand ini. Kami juga merasa mereka perlu untuk tetap mendapat wadah khusus. Terutama hobi nongkrong mereka. Nah, kerja sama dengan Maxx Coffee ini menjadi langkah awal memberikan mereka tempat khusus pun dengan ragam promo minuman yang mereka bisa dapat di sana," terangnya.

Penawaran dan promo menarik yang akan didapatkan oleh anggota Maxi Yamaha, dengan terlebih dahulu mengunduh aplikasi ponsel pintar OVO. Terdapat komplimen welcome drink bagi 250 orang pertama yang mengunduh dan melakukan registrasi di aplikasi tersebut. Selain itu, gratis satu varian makanan setiap pembelian satu minuman berukuran regular pada Sabtu dan Minggu. Kemudian, satu paket sarapan pada Minggu pertama setiap bulan, dan penawaran yang paling memanjakan adalah VIP parking area di beberapa Mall Lippo dan gerai Maxx Coffee.

Untuk pendaftaran keanggotaan komunitas Maxi sangatlah mudah. Dengan kemajuan teknologi yang ada, OVO hadir sebagai media penghubung antara pengguna Yamaha Max dengan Maxx Coffe.

Chief Marketing Officer (CMO) OVO, M A Ali menjelaskan, sebelum mendaftarkan diri menjadi angoota Maxi, pengguna diwajibkan untuk mengunduh aplikasi ini secara gratis di ponsel pintar. Pengguna Yamaha Max cukup memasukan kode promo OVO dan tujuh digit nomor terakhir mesin Yamaha Max.

"Setelah terdaftar, penawaran spesial akan efektif pada H+3 setelah pengguna Maxi Yamaha melakukan pendaftaran yang sangat mudah ini. Jangan lupa pula untuk mengumpulkan sebanyak-banyaknya point OVO, yang nantinya bisa ditukarkan dengan berbagai promo menarik dari kami," jelasnya.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT