Masyarakat Indonesia Semakin Sadar Penampilan

PT Matahari Department Store, Tbk menampilkan Fashion Show Deni(M)otion dengan 24 outlook denim yang casual di Jakarta Fashion Week (JFW) 2018, Minggu (22/10). (Investor Daily/ Emral)

Oleh: Indah Handayani / FER | Senin, 13 November 2017 | 16:42 WIB

Jakarta - Perkembangan industri fashion semakin menunjukkan geliat positif di Indonesia. Sektor fashion berkontribusi sebanyak 18,15 persen atau nomor dua setelah kuliner. Selain itu, masyarakat Indonesia sudah sangat menyadari untuk berpenampilan menarik dan stylish mengikuti perkembangan tren fashion yang sedang berkembang.

Direktur Utama Birlan Eduational Journey, Ahmad Ghazi, mengatakan, tren fashion yang berkembang di Indonesia sekarang telah menjadi pilihan pekerjaan bagi generasi muda di Indonesia.

"Sayangnya, hal itu tidak dibarengi dengan pendidikan fashion ataupun gelaran acara-acara fashion yang beragam," ujar Ahmad dalam siaran persnya, Senin (13/11).

Padahal, kata dia, penting bagi para calon penggiat industri fashion di Indonesia untuk terekspose dengan banyak produk-produk fashion yang beragam dan gelaran fashion show yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas serta membangun karakter desain mode mereka.

"Acara-acara yang ada sekarang masih terbatas sehingga membuat penggiat sektor ini membutuhkan lebih banyak even yang dapat memberikan pengetahuan fashion terbaru sebagai inspirasi untuk berkarya," ungkapnya.

Ahmad menambahkan, berkaca pada kota yang telah menjadi rujukan mode dunia seperti Milan dan Paris, para penggiat industri kreatif ini dapat dengan mudah mendapatkan eksposur terhadap tren-tren fashion yang sedang dan akan berkembang.

"Padahal, Indonesia khususnya di Jakarta, sedang menikmati peningkatan tren dan antusiasme yang tinggi dalam industri kreatif ini. Eksposur akan program atau acara fashion yang bersandar internasional akan dapat melahirkan desainer-desainer yang unggul," tambahnya.

Sementara itu, Alex Lalisang seorang creative director yang sudah berkicimpung di industri fashion selama lebih dari tujuh tahun menjelaskan melihat antusias generasi muda akan profesi di bidang fashion yang ternyata sudah tidak hanya didominasi oleh para lulusan sekolah mode, gelaran fashion yang sekarang sudah ada tidak cukup untuk membangun “taste” serta standar mode yang terus berkembang di Indonesia.

"Sehingga, bentuk kelas berbagi, mengunjungi rumah mode ataupun kesempatan untuk melihat runaway internasional akan membantu para penggiat fashion di Indonesia untuk menemukan karakternya," kata Alex.




Sumber: Investor Daily
ARTIKEL TERKAIT