Ibu Hamil Kerap Alami Kecemasan

Ibu Hamil Kerap Alami Kecemasan
Peluncuran aplikasi Teman Bumil di Jakarta, Rabu (29/11). ( Foto: Beritasatu Photo/Indah Handayani )
Indah Handayani / FER Rabu, 29 November 2017 | 19:03 WIB

Jakarta - Saat hamil, ada banyak hal baru yang akan dirasakan ibu hamil atau bumil tiap harinya, baik menyangkut perkembangan janin atau perubahan tubuh sendiri. Kehamilan memang menjadi masa yang membahagiakan sekaligus menegangkan. Umumnya, bumil cemas dan selalu ingin melakukan yang terbaik agar si Kecil tumbuh sehat dan optimal.

Jika perasaan dan kecemasan ini tidak dikelola dengan baik, bumil akan stres sehingga berimbas negatif pada kondisi janin. Penelitian menyebutkan ibu hamil yang stres bisa berisiko keguguran. Karena itu, selama kehamilannya, bumil membutuhkan dukungan dari semua pihak.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Teman Bumil pada 400 ibu hamil dan ibu yang sudah pernah hamil, diketahui bahwa 99 persen setuju bahwa dukungan selama hamil sangat penting dan memudahkan proses kehamilan. Sayangnya, hanya 47% ibu mendapatkan dukungan tersebut setiap hari. Bahkan, sebanyak 1,6 persen responden mengaku tidak pernah mendapat dukungan dari siapa pun ketika hamil.

Psikolog, Ajeng Raviando Psi, mengatakan penelitian menunjukkan bahwa memiliki teman mampu menimbulkan rasa saling memiliki, meningkatkan rasa aman dan nyaman.

"Sehingga dapat menjadi penopang psikologis dan mengurangi tekanan emosional yang dihadapi calon ibu," ungkap Ajeng di sela peluncuran aplikasi Teman Bumil di Jakarta, Rabu (29/11).

Dojter spesialis kandungan MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, dr Ardiansjah Dara Syahruddin SpOG, mengatakan, kecemasan yang kerap dialami para ibu hamil berbeda di setiap trimesternya. Pada trimester pertama biasanya adalah mengenai mual dan muntah. Namun, pada trimester kedua biasnaya lebih tidak ada masalah. Terlebih kehamilan di saat itu masih belum terlalu besar.

"Sedangkan pada trimester ketiga, kecemasan yang dialami ibu hamil adalah khawatir akan akan tanggal lahir, ketuban pecah, dan kurang gerak," paparnya.

Sementara itu, co-founder Teman Bumil Robyn Soetikno menambahkan dukungan untuk ibu hamil tidak hanya bisa didapat dari suami atau keluarga terdekat. Dengan semakin majunya teknologi, aplikasi kehamilan juga ikut menyumbangkan perannya dalam mendukung ibu hamil, yaitu menyediakan informasi-informasi tepercaya.

"Dengan tujuan yang sama untuk meningkatkan kesadaran pentingnya dukungan untuk para bumil, pihaknya meluncurkan aplikasi Teman Bumil," tutup Robyn.



Sumber: Investor Daily
CLOSE