Rektor IPB Berharap Cita Rasa Kopi Nusantara Makin Dipahami

Rektor IPB Berharap Cita Rasa Kopi Nusantara Makin Dipahami
Rektor IPB Arif Satria dan Uji Sapitu dari Rumah Kopi Ranin di Jakarta, Senin (3/12). ( Foto: Ist )
Heriyanto / HS Rabu, 5 Desember 2018 | 05:46 WIB

Jakarta - Institut Pertanian Bogor (IPB) telah melakukan terobosan dengan memulai sekolah kopi bagi para mahasiswa yang berminat. Seiring dengan upaya memperluas sekolah kopi, para praktisi dan penggemar kopi diharapkan terus mengangkat cita rasa dan aroma kopi dari seluruh Indonesia.

Hal itu disampaukan Rektor IPB Arif Satria ketika menghadiri pelincuran buku Cita Rasa dan Aroma Kopi Nusantara di Jakarta, Senin (3/12). Buku karya Tejo Pramono, Uji Sapitu dan Jay Wijayanto itu diluncurkan di di sela-sela acara True Brew Competition.

Arif menjelaskam bahwa animo mahasiswa dan mahasiswi terkait sekolah kopi itu sangat besar. Hal itu perlu ditindaklanjuti dengan peningkatan pemahaman atas bebagai hal terkait kopi lokal, termasuk cita rasa dan aroma kopi se-Indonesia.

Tejo dan Uji menjekaskan para penggemr dan insan perkopian di Indonesia bisa menghadirkan kembali aroma dan citarasa kopi lokal. Buku itu sendiri berisi deskripsi tentang karakter atau jatidiri citrasa dan aroma kopi dari berbagai daerah di Indonesia.

Dikatakan, dengan membaca buku maka para penggemar kopi dan insan perkopian di Tanah Air diajak menemukan kosa kata yang tepat untuk menuturkan citarasa dan aroma kopi dari pengalamanan dan lingkungan sendiri.

“Menutukan aroma dan citarasa kopi berarti menghadirkan kembali ingatan tentang lingkungan hidup dan budaya terkait aroma dan citarasa dari masakan dan munuman, buah-buahan,sayuran dan rerempahan,” kata Uji dalam keterangan tertulisnya.

Arif langsung merespons kehadiran buku tersebut dengan menegaskan bahwa lokalitas dalam urusan terkait kopi itu sangat penting. Dengan mengangkat lokalitas tersebut maka kopi Indonesia semakin bisa berdaya saing,

“Ini menjadi salah satu keunikan dari kopi Indonesia sehingga bisa bersaing,” ujar Arif.

Sebelum menerbitkan buku, Tejo dan Uji yang juga pemilik dari Rumah Kopi Ranin ini sudah mengeluarkan peta cita rasa dan aroma kopi Indonesia. Dengan peta yang disajikan dalam sebuah poster para penggemar kopi tinggal mencocokan dengan informasi cita rasa dari aroma berbagai kopi mulai dari Aceh hingga Papua.

Salah satumya, kata Tejo, dalam peta disebutkan kopi arabika Mandailing, Sumatera Utara, memiliki cita rasa coklat, gula kelapa, kayu manis, delima dan tembakau. Sedangkan Arabika Lintong, juga dari Sumatera Utara bercirikan rasa sereh, daun sirih, markisa dan terong Belanda selain juga memiliki cita rasa kayu manis dan coklat.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE