Kemkes Anjurkan Batasi Konsumsi Gula, Garam, dan Lemak

Kemkes Anjurkan Batasi Konsumsi Gula, Garam, dan Lemak
Ilustrasi gula. ( Foto: Medical Daily )
Indah Handayani / FAB Kamis, 5 Februari 2015 | 17:40 WIB

Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemkes) mengkampanyekan anjuran batas konsumsi gula, garam, dan lemak dalam sehari, yaitu gula empat sendok makan (50 gram), garam satu sendok teh (5 gram), dan lemak lima sendok makan minyak (67 gram) atau disingkat dengan 'G4 G1 L5'.

Kasud Bagian Kemitraan Promosi Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Theresia Irawati SKM MKes menjelaskan, kampanye tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam konsumsi gula, garam, dan lemak, sebab ada indikasi semakin meningkat setiap tahun.

Menurutnya, tingginya konsumsi gula, garam, lemak berisiko menyebabkan penyakit tidak menular. Bahkan angka kematian akibat penyakit tidak menular di Indonesia semakin meningkat, dari 49,9 persen pada 2001, menjadi 59,5 persen pada 2007.

"Sebanyak 26,2 persen penduduk Indonesia mengkonsumsi garam berlebih, naik dari 2009, yaitu 24,5 persen dan lemak berlebih 40,7 persen, naik dari 2009 sebesar 12,8 persen," ungkap Theresia, di sela program edukasi Cermati Konsumsi Gula, Garam, Lemak (GGL) dan Baca Label Kemasan Makanan di Jakarta, Kamis (5/2).

Dalam menyebarkan kampanye tersebut, Theresia mengatakan, pihaknya membuat iklan layanan 'G4 G1 L5' berdurasi 30 detik yang tayang di televisi nasional. "Dengan iklan tersebut diharapkan masyarakat, terutama para ibu, bisa mengubah kebiasaan konsumsi garam, gula, dan lemak," tutup dia.

Sumber: Investor Daily
CLOSE