Peneliti Menemukan Gunung dan Lembah Besar di Balik Selimut Es Antartika

Peneliti Menemukan Gunung dan Lembah Besar di Balik Selimut Es Antartika
Ilustrasi pekerjaan di Antartika. ( Foto: 100dorog. / 100dorog. )
Faisal Maliki Baskoro / FMB Minggu, 27 Mei 2018 | 17:45 WIB

Antartika - Serangkaian pegunungan dan ratusan kilometer lembah ditemukan di bawah lapisan es tebal yang menyelimuti Antartika Barat. Penemuan ini penting karena dapat digunakan untuk mempelajari bagaimana pemanasan global mempengaruhi Benua Antartika dan naiknya permukaan laut global.

Menggunakan radar yang mampu menembus es untuk memetakan lanskap subglasial, sebuah tim peneliti dari Inggris menemukan tiga lembah besar yang menyambungkan dua bagian besar Antartika: Lapisan Es Antartika Barat dan Lapisan Es Antartika Timur yang jauh lebih besar dari barat.

Ilmuwan telah menduga sebelumya ada pegunungan dan lembah di bawah es tetapi mereka terkejut mengetahui betapa masifnya daratan di bawah es.

Lembah terbesar yang baru ditemukan, Foundation Trough, terbentang sepanjang 349 km atau sama dengan jarak antara Washington, D.C dan New York City. Lembah tersebut memiliki lebar 32 km.

Lembah lainnya, Patuxent Trough, memiliki panjang 320 kilometer dan lebar 14,5 km. Lembah terkecil, Offset Rift Basin, memiliki panjang 150 km dan lebar 29 km.

Para peneliti mengatakan penemuan ini dapat digunakan untuk mempelajari sejarah, masa kini, dan masa depan benua beku. Lembah dan pegunungan ini menahan es dari Antartika Timur supaya tidak mengalir ke Antartika Barat. Namun, seiring dengan meningkatnya temperatur global, pegunungan dan lembah ini justru bisa "meningkatkan kecepatan es mengalir keluar dari pusat antartika ke tepiannya, mengakibatkan naiknya permukaan laut global," kata Kate Winter, penulis utama tim riset tersebut dan periset dari Northumbria University.

Neil Ross, dosen senior dari Newcastle University, mengatakan mempelajari interaksi Antartika Timur dan Barat dapat membantu memahami masa depan permukaan laut.

Riset menunjukkan glasier di Antartika terkikis dengan cepat dan menyebabkan naiknya permukaan laut. Di Antartika Barat, lebih dari 20 persen glasier di pesisir terkikis sebesar 25 meter per tahun.



Sumber: Washington Post