Rossi Terpuruk di 2 Sirkuit yang Dia Menangi Tahun Lalu

Pembalap Movistar Yamaha Valentino Rossi. (Yamaha MotoGP)

Oleh: Heru Andriyanto / HA | Senin, 12 Juni 2017 | 04:26 WIB

Barcelona - Valentino Rossi mengaku sangat sedih setelah untuk kedua kalinya di Spanyol musim ini dia tak mampu bersaing dan finis di luar lima besar.

Pembalap Movistar Yamaha itu menyelesaikan Grand Prix Catalunya di urutan delapan, Minggu (11/6), sementara di Jerez bulan lalu dia malah hanya finis ke-10.

"Saya sangat sedih dengan hasil akhir pekan ini, dengan balapan yang telah berlangsung," kata Rossi.

"Ini salah satu trek favorit saya dan saya menduga bisa menjalani balapan dengan bagus, juga karena tahun lalu saya bisa membalap dengan hebat dan menang di sini."

"Kami sudah sedikit khawatir akan menderita di sini seperti di Jerez. Dan sangat aneh bahwa di dua balapan yang tahun lalu saya menangi, tahun ini menjadi dua hasil terburuk (di luar kecelakaan di Le Mans)."

"Kami agak khawatir dan meyongsong akhir pekan ini kami mencoba banyak hal berbeda, namun sayangnya kami tak pernah bisa cukup kencang dan balapan hari ini sangat sulit."

Kenapa Tech 3 Lebih Unggul?
Jerez dan Catalunya memang merupakan sirkuit kuno dengan lapisan trek yang sudah berumur dan bisa mencapai suhu 50 dejajat.

“Bagi saya masalah utamanya adalah lebih banyak gejala understeer dan setelah itu ban belakang. Pada akhirnya, masalah utama adalah traksi di belakang, khususnya tikungan ke kanan karena setelah 10 putaran saya sangat kesulitan dan menjadi sangat lambat," jelas Rossi.

“Saya telah berusaha semampunya namun tetap tidak memungkinkan untuk melaju kencang saat keluar tikungan."

Lalu kenapa dua pembalap satelit Yamaha Johann Zarco dan Jonas Folger bisa kompetitif dan finis lima-enam? Rossi punya penjelasan sendiri.

“Itu dimungkinkan karena (mereka memakai) motor yang lama, yang menurut pendapat saya bisa menikung lebih baik dan kurang memberi tekanan pada ban belakang, sehingga di sini seperti halnya di Jerez mereka lebih kencang dari kami," kata Rossi.

Hasil buruk di Catalunya membuat Rossi melorot ke posisi lima klasemen sementara setelah tujuh seri.

“Ini sangat disayangkan bahwa saya kehilangan dua posisi di klasemen, namun betapapun ini masih sangat ketat dan ada lima pembalap (teratas) dalam rentang hanya 28 poin. Namun Zarco dan (Jorge) Lorenzo juga tidak jauh," ujarnya.




Sumber: Crash.net
ARTIKEL TERKAIT