Rossi: Inkonsistensi Yamaha M1 Membingungkan

Pembalap Movistar Yamaha Valentino Rossi. (MotoGP.com)

Oleh: Heru Andriyanto / HA | Minggu, 2 Juli 2017 | 09:09 WIB

Sachsenring - Valentino Rossi dibuat pusing oleh hasil naik turun musim ini dan mengaku tidak paham kenapa motor Yamaha YZR-M1 makin tidak konsisten dari seri ke seri.

Di babak kualifikasi Grand Prix Jerman Sabtu (1/7), Yamaha tidak mendapat hasil bagus dengan Rossi di posisi sembilan dan Maverick Vinales di urutan 11.

Usai kualifikasi, Rossi mengakui timnya dibuat bingung dengan kinerja yang sangat inkonsisten ini, terutama dibandingkan dengan kinerja di Assen hanya sepekan sebelumnya.

“Di sini di Sachsenring, seperti yang sangat sering terjadi musim ini, kami punya pengendalian yang sangat berbeda dari satu trek ke trek lain bersama motor ini, dan khususnya dengan bannya. Jadi ini kejutan besar tahun ini," kata Rossi.

“Biasanya, pada tahun-tahun sebelumnya, kami lebih konsisten, namun tahun ini sangat sulit mendapatkan pengendalian karena Anda tak bisa menduga apa yang akan terjadi."

Pekan lalu di Assen, Johann Zarco dari tim satelit Tech 3 Yamaha bisa merebut pole position di trek basah, sementara Rossi dengan memakai sasis baru start dari posisi kelima dan memenangi balapan dalam kondisi campuran kering dan basah.

Pembalap Tech 3 Jonas Folger menjadi penunggang Yamaha terkencang di Sachsenring dengan merebut posisi start kelima, sementara Zarco terpuruk di urutan 19.

“Hari ini (Sabtu) kami bisa banyak meningkat dan jujur saja dalam kondisi kering kinerja saya tidak fantastis, namun akselerasi saya tidak terpaut jauh dari mereka yang di depan," kata Rossi.

“Namun sayangnya dalam kondisi basah saya lebih kesulitan, sepertinya semua motor Yamaha kesulitan, kecuali Folger yang tampil lumayan, sedangkan kami sedikit lebih lambat dari Ducati dan Honda.”

Rossi tidak menjawab tegas saat ditanya apakah penyebabnya adalah ban Michelin, namun dia membenarkan masalah yang dihadapi bukan soal motornya.

“Bayangkan Zarco dengan motor 2016 bisa meraih pole position pekan lalu, dan pekan berikutnya dalam kondisi yang sama dia berada di urutan 19," jelas Rossi.

“Jadi ini bukan soal motornya, karena saya juga menghadapi masalah yang sama bahkan setelah memakai sasis baru. Saya tangguh dalam kondisi basah di Assen, namun di sini saya lebih kesulitan."

“Ini sangat sulit dipahami karena dibandingkan tahun lalu, pengendalian dan setelan motornya sangat berbeda."

Sedangkan menurut Vinales, dia banyak kehilangan waktu saat berakselerasi akibat masalah elektronik.

“Saya melakukan sejumlah putaran di belakang Dani (Pedrosa, Repsol Honda), motor kami sangat tangguh di bagian depan, dalam pengereman dan masuk tikungan. Namun begitu kami menyentuh gas, kami sangat tertinggal,” kata Vinales.

"Perangkat elektroniknya tidak bisa bekerja dengan bagus. Kami harus memecahkan masalah ini."




Sumber: Motorsport.com
ARTIKEL TERKAIT