2 Pembalap Ancam Boikot GP Austria

Pembalap LCR Honda Cal Crutchlow. (MotoGP.com)

Oleh: Heru Andriyanto / HA | Minggu, 13 Agustus 2017 | 03:25 WIB

Spielberg - Sirkuit Red Bull Ring dinilai terlalu berbahaya kalau hujan karena banyaknya pembatas jalan yang sangat dekat dengan trek dan belokan tajam yang berpotensi menimbulkan benturan keras.

Pembalap LCR Honda Cal Crutchlow dan pembalap Aprilia Gresini Aleix Espargaro bahkan mengatakan tidak akan bersedia mengikuti balapan kalau hujan turun saat balapan hari Minggu (13/8) ini.

Pada sesi latihan Moto2 Jumat lalu yang diguyur hujan, banyak pembalap berjatuhan khususnya di Tikungan 1 dan 3, titik pengereman terberat di sirkuit itu.

"Saya bilang kalau hujan, saya tidak mau membalap di sini, tidak berminat," kata Crutchlow.

"Saya tidak berminat karena banyaknya pembatas jalan di mana-mana. Seperti Anda lihat banyak yang jatuh di lintasan lurus, karena kemudian motor kita harus ke kiri padahal berikutnya tikungan ke kanan. Ini menggelikan. Saya sudah minta mereka untuk memundurkan pembatas."

Paling Berbahaya
Pembatas jalan itu terdapat di sejumlah area di mana sebagian besar kecelakaan terjadi. Para pembalap sudah mengutarakan kekhawatiran mereka soal ini.

Espargaro bahkan mengkhawatirkan tragedi tewasnya pembalap Moto2 Luis Salom di Barcelona tahun lalu bisa terulang di Austria.

“Saya tidak akan ikut membalap dalam kondisi basah," kata Espargaro.

“Kemarin semua orang menyampaikan ke Komisi Keselamatan bahwa mereka tidak mau membalap dalam kondisi basah, namun ketika lampu hijau datang, semua orang berangkat. Tentu, saya tidak mau menjadi orang pertama yang keluar."

"Kita melihat di Moto2 ini sangat berbahaya karena menggunakan mesin jalanan. Kita bisa sampai kecepatan lebih dari 300 km/jam saat hendak mengerem, rem menjadi terkunci dan kita mengarah langsung ke pembatas."

“Contohnya dalam kecelakaan Salom, motor menghantam pembatas lalu memantul dan ketika itulah motornya membunuh dia. Jadi ini sangat berbahaya."

Pembalap Pramac Ducati Danilo Petrucci dan pembalap Tech 3 Yamaha Jonas Folger menyebut sirkuit di Austria ini sebagai yang paling berbahaya dalam kalender sekarang.

"Bahkan dalam kondisi kering ban depan sangat sering terkunci, lebih dari tingkatan normal. Itu disebabkan oleh ban bekas F1, yang membuat (aspal) lebih licin," kata Folger.

"Banyak titik pengereman di mana Anda masuk tikungan ke kanan, namun motornya diarahkan ke kiri, karena ini lintasan yang meliuk. Jadi kalau Anda jatuh di sana, itu sangat berbahaya."




Sumber: Motorsport.com
ARTIKEL TERKAIT