Jatuh di Posisi Terdepan, ini Kata Lorenzo

Pembalap Ducati Jorge Lorenzo. (MotoGP.com)

Oleh: Heru Andriyanto / HA | Senin, 11 September 2017 | 16:02 WIB

Misano - Pembalap Ducati Jorge Lorenzo mengatakan dia jatuh ketika memimpin Grand Prix San Marino akibat kehilangan konsentrasi setelah mengubah setelan elektronik motor, Minggu (10/9).

Lorenzo mendominasi babak awal balapan dengan start kilat dari posisi lima dan melesat jauh di depan.

Dia sudah unggul sekitar tiga detik dari pembalap terdekat sebelum kehilangan kendali ban belakang dan jatuh di putaran ketujuh tikungan 6.

Menurut Lorenzo, dia terlalu banyak menghabiskan energi untuk mencari setelan elektronik terbaik daripada untuk membalap.

“Sistem di motor Ducati lebih rumit (dibandingkan Yamaha), saya masih tidak bisa alamiah karena biasanya saya tidak membuat terlalu banyak perubahan sepanjang akhir pekan,” kata Lorenzo.

“Saya belum bisa beradaptasi sepenuhnya dan masih terlalu memikirkan semua kemungkinan. Artinya, saya kehilangan konsentrasi membalap, tapi bukan berarti saya tidak bisa membalap."

“Saya berbelok sedikit lebih cepat tanpa memakai rem belakang. Itu saja sudah cukup (membuat jatuh)."

“Saya tidak menduga saat belok itu bisa membuat ban belakang hilang kendali secara agresif, namun itulah yang terjadi dan sangat disayangkan. Ketika membalap dalam hujan, hal seperti itu bisa terjadi."

"Sayang sekali karena hari ini kami pertama kalinya punya peluang besar menang bersama Ducati, dan kehilangan itu. Ini cuma soal waktu saja sampai tiba hasil podium lagi dan mungkin saja sebuah kemenangan."

"Biasanya kalau sedang memimpin balapan, saya sangat bagus dalam menjaga jarak. Namun trek basah agak lebih sulit dari yang normal, dan saya masih harus memahami semua aspek tentang Ducati. Saya yakin hilangnya konsentrasi karena masalah elektronik ini adalah penyebab saya jatuh."




Sumber: berita-beritamotogp.com
ARTIKEL TERKAIT