Dovi Mengaku Tak Begitu Senang Menang di Malaysia

Marc Marquez (kiri) dan Andrea Dovizioso di Sirkuit Sepang, Malaysia, 29 Oktober 2017. (MotoGP.com)

Oleh: Heru Andriyanto / HA | Minggu, 29 Oktober 2017 | 21:09 WIB

Sepang - Meskipun menjuarai Grand Prix Malaysia, Andrea Dovizioso mengaku tidak begitu senang karena masih terpaut 21 poin dari puncak klasemen akibat kinerja buruk di Phillip Island, Australia, pekan lalu.

Setelah menang di Sepang, Dovi secara teoritis masih berpeluang merebut juara dunia, namun pada balapan pamungkas nanti dia harus menang sementara Marc Marquez harus terlempar dari 11 besar.

Jaraknya dengan Marquez meningkat signifikan di Australia, di mana dia hanya finis ke-13 sementara Marquez menjadi juara.

"Saya sangat marah dengan apa yang terjadi di Phillip Island," kata Dovizioso usai balapan di Sepang, Minggu (29/10).

"Saya tidak merasa begitu senang hari ini, tidak seperti ketika mendapat kemenangan-kemenangan sebelumnya. Kalau Anda lihat klasemen, kami masih agak jauh."

"Apa yang terjadi di Phillip Island, tentu saya harusnya mampu meraih lebih banyak poin kalau tidak melakukan kesalahan di putaran kedua. Namun Ducati memang tidak bagus di sana, tak seorang pun (penunggang Ducati) bisa kencang, itulah realitanya. Anda tidak bisa mengubah realita."

Namun Dovizioso meegaskan tidak ada gunanya menyesali yang sudah terjadi.

"Inilah balapan, setiap orang harus mencari hasil untuk dirinya sendiri," ujarnya.

"Jika kami tidak bisa meraih hasil lebih baik, artinya kami memang tidak lebih baik. Jadi kalau Marquez memenangi kejuaraan artinya dialah yang terbaik dalam kejuaraan sekarang."




Sumber: berita-beritamotogp.com
ARTIKEL TERKAIT