Casey Stoner (kiri).
"Rasanya aneh menyaksikan MotoGP di TV namun ini latihan yang bagus bagiku."

Juara dunia MotoGP Casey Stoner sedang dalam tahap pemulihan dari operasi ligamen dan diharapkan dapat kembali tampil di laga kandang Grand Prix Australia, namun pembalap Honda itu berambisi kembali ke trek lebih cepat medio Oktober nanti dalam balapan di Jepang.

“Kami melewati operasi bedah yang fantastis, (dokter) melakukannya dengan hebat dengan hanya meninggalkan goresan yang sangat kecil, jadi waktu pemulihan akan sangat minimal,” kata Stoner seperti dilansir situs resmi MotoGP.

“Namun sayangnya dengan apa yang telah kulewati kami betul-betul harus menghindari beban dan menunggu sembuh sebelum aku bisa kembali menunggangi motor.”

Soal membalap di Phillip Island, Australia, di mana dia tak terkalahkan dalam lima tahun terakhir, Stoner memastikan kalau dia akan tampil.

“Menurutku akan sulit untuk membuatnya enam kali berturut-turut, tapi kami pasti akan ke sana, bahkan meskipun mereka harus mengikatku di motor dengan plester,” kata Stoner.

Di blog-nya, Stoner menulis keinginannya untuk membalap lebih cepat sebelum Philip Island.

“Kamis pekan lalu aku diperiksa dokter dan dia senang dengan pemulihan yang kudapat tapi kami baru akan tahu lebih banyak dalam dua pekan ke depan, jadi belum bisa dipastikan tanggal aku bisa kembali, namun aku mengharap di Jepang nanti,” tulis Stoner.

Akhir musim ini Stoner akan pensiun dari MotoGP dan dikabarkan dia ingin banting setir ke ajang balap mobil V8 Supercar yang sangat populer di Australia.

Stoner tak menepis berita itu, bahkan dikatakannya dia ingin segera berlomba di ajang tersebut.

"Kuharap bisa begitu, karena ini sudah menjadi impianku sejak lama. Dan belakangan ini aku tambah tertarik. Mungkin sudah sejak umur 12 atau 14 tahun aku punya keinginan kuat membalap V8.”

Pria asal Australia itu mengaku masih tetap mengikuti perkembangan MotoGP lewat televisi selama masa pemulihannya.

“Aku menonton balapan MotoGP di Misano, rasanya aneh menyaksikannya di TV namun mungkin ini latihan yang bagus bagiku untuk tahun depan. Aku sedih melihat Dani (Pedrosa) mendapatkan masalah itu di awal lomba dan kemudian terlempar. Ini betul-betul nasib sial,” tulisnya.

Pada balapan itu Pedrosa yang menguasai pole position dihukum start paling belakang karena masalah tehnis pada motornya dan ketika balapan baru masuk putaran pertama dia terjatuh akibat tertabrak dari belakang sehingga gagal meraih poin.

Penulis: