Enam Unit Pesawat Produksi PT DI Perkuat TNI

Enam Unit Pesawat Produksi PT DI Perkuat TNI
Pekerja mengerjakan badan pesawat CN235-220 pesanan Nepalese Army di hanggar sub assembly CN235 PT Dirgantara Indonesia (PTDI), Bandung, Jawa Barat, 9 Januari 2018. ( Foto: Antara / Raisan Al Farisi )
Robertus Wardi / YUD Selasa, 9 Januari 2018 | 20:08 WIB

Jakarta - Tentara Nasional Indonesia (TNI) menerima enam unit pesawat baru dari PT. Dirgantara Indonesia (PTDI). Penyerahan dilakukan Direktur Utama PTDI Bapak Elfien Goentoro kepada Kepala Badan Sarana Pertahanan (Kabaranahan) Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) Laksda TNI Agus Setiadji di Hanggar Fixed Wing PTDI, Jalan Pajajaran, Bandung, Jawa Barat, Selasa (9/1)‎. Selanjutnya, Kabaranahan Kemhan RI menyerahkan enam unit pesawat baru tersebut kepada TNI, yang diterima langsung oleh Asisten Logistik (Aslog) Panglima TNI Laksda TNI Bambang Nariyono.

Acara penyerahan disaksikan langsung oleh Menhan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kasad Jenderal TNI Mulyono dan Kasal Laksamana TNI Ade Supandi.

Panglima TNI Hadi menjelaskan‎ enam unit pesawat baru produksi PT. Dirgantara Indonesia yang diterima adalah tiga unit Helikopter Serang AS555AP Fennec untuk TNI AD, 1 (satu) unit Pesawat Udara CN 235-220 Maritime Patrol Aircraft (MPA) dan 2 (dua) unit Helikopter AS565 MBe Panther Anti Kapal Selam (AKS) untuk TNI AL.

Menurutnya, pesawat yang diterima oleh TNI saat ini merupakan bentuk keseriusan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dalam rangka memenuhi kebutuhan Alutsista TNI pada Renstra kedua tahun 2014-2019.

"Ada beberapa pesawat yang sudah masuk dalam pemesanan Kemenhan RI kepada PTDI diantaranya adalah 9 (sembilan) pesawat Cassa NC-212i, 7 (tujuh) atau 9 (sembilan) unit Helikopter Caracal, 6 (enam) unit Helikopter Serang, dan 4 (empat) unit pesawat AKS Peter,” ungkap Hadi. 



Sumber: Suara Pembaruan