Tangkal Radikalisme, RI-Filipina-Malaysia Bahas Kerja Sama Patroli Darat

Tangkal Radikalisme, RI-Filipina-Malaysia Bahas Kerja Sama Patroli Darat
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu (kedua kanan). ( Foto: Dok Kemhan )
Willy Masaharu / WBP Jumat, 14 September 2018 | 13:31 WIB

Manila -Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia Ryamizard Ryacudu melakukan pertemuan trilateral dengan Menteri Pertahanan Filipina Delfin N Lorenzana dan Menteri Pertahanan Malaysia Haji Mohamad Bin Sabu, di Manila, Filipina, Jumat (14/9)

Dalam keterangan yang diterima, pertemuan ini membahas kerja sama keamanan di kawasan khususnya dalam menangkal ancaman terorisme dan radikalisme.

Ryamizard mengatakan bahwa Indonesia, Filipina dan Malaysia sudah melaksanakan kerja sama patroli laut dan udara. "Ke depan akan dilanjutkan dengan kerja sama latihan patroli darat," kata Ryamizard.

Kerja sama patroli laut, udara dan latihan darat itu ditujukan untuk membendung dan mengeliminir pengaruh infiltrasi DAESH dan segala bentuk aksi terorisme dan radikalisme yang berusaha merusak stabilitas keamanan di Asia Tenggara.

Menhan RI dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa Indonesia memandang penting kerja sama latihan darat antara ketiga negara. "Saya yakin Filipina dan Malaysia memiliki pandangan yang sama dengan Indonesia", ungkap Menhan.

Kerja sama antara Indonesia, Filipina dan Malaysia sangat penting karena dibangun atas dasar nilai-nilai kebersamaan. Ketiga negara juga saling berbatasan sehingga masalah yang timbul dalam satu negara kemungkinan besar akan berpengaruh terhadap negara lainnya, seperti halnya ancaman terorisme dan radikalisme.

"Melalui pertemuan ini kita bisa membahas lebih lanjut kerja sama trilateral, bagaimana langkah-langkah ke depan yang akan membawa dampak positif bagi stabilitas keamanan di kawasan," kata Menhan.



Sumber: Suara Pembaruan