Ayu Ting Ting, Gaya K-Pop ala Dangdut Mania

Ayu Ting Ting, Gaya K-Pop ala Dangdut Mania
Ayu Ting Ting ( Foto: teddy/beritasatu.com )
Minggu, 8 Januari 2012 | 06:00 WIB
Lagu dangdut mengalami transformasi dari waktu ke waktu. Terutama dari penampilan para bintangnya.

Di era 70-an, dangdut memang merajalela dan mengalami masa keemasan saat hadirnya Rhoma Irama. Sebelumnya, Reynold Panggabean sudah lebih dahulu memomulerkan irama dangdut 'fusion', yakni memadukan jenis musik jazz, rock dan irama melayu.

Rhoma yang saat itu tergabung dengan band Soneta, menjadi band yang beraliran dangdut, ditengah maraknya band-band berirama rock. Musik yang disajikan pun begitu sederhana dan ringan. Di eranya, Rhoma juga tak ingin ketinggalan tren dengan memasukkan unsur rock dalam setiap lagu-lagu yang diciptakannya.

Lirik-lirik yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, membuat Rhoma bersama Soneta, berhasil mengumpulkan massa. Penampilan Rhoma juga bertransformasi saat itu. Dari hanya sekedar mengenakan busana kasual, hingga memodifikasi gaya busana rocker dengan jaket ketat berumbai-rumbai, menjadi baju lengan panjang longgar, dihiasi dengan pernak pernik di bagian dada dan punggungnya. Model itulah yang sampai saat ini masih dikenakan Rhoma dalam setiap penampilannya.

Seiring dengan berkibarnya nama Rhoma Irama, melejit pula nama Camelia Malik, Muchsin Alatas, Elvy Sukaesih, Rita Sugiarto dan Ellya Khadam. Untuk mendukung penampilan mereka, beragam busana pun ditampilkan sebagai ciri khas. Ellya Khadam misalnya, busana yang menjadi ciri khasnya adalah kain sari dari India, atau Rita Sugiarto dan Camelia Malik yang lebih modern dengan busana-busana feminimnya.

Tren busana juga akhirnya memengaruhi penampilan para penyanyi dangdut. Di tahun 2000-an, sejumlah penyanyi dangdut mengadaptasi busana-busana ketat para penyanyi mancanegara.  seperti yang ditampilkan Inul Daratista dan Annisa Bahar. Ditambah dengan gerakan-gerakan yang dianggap Rhoma Irama sebagai gerakan sensual, masalah tersebut akhirnya menjadi isu nasional. Alih-alih menginginkan para pedangdut yang berbusana sensual itu mundur dari jagad hiburan, justru kenyataan berkata sebaliknya. Mereka kian populer di masyarakat.

Konflik tersebut disikapi pedangdut lainnya dengan mulai memperkenalkan busana panggung yang lebih modern, dengan sentuhan tangan-tangan perancang busana terkenal. Kristina, Iyeth Bustami dan Erie Suzan misalnya. Ketiganya kerapkali mengenakan busana panggung dengan model gaun mewah sentuhan perancang busana ternama.

Namun tren tersebut akhirnya berubah saat muncul Ayu Ting Ting, dengan busana ala K-Pop yang lebih berwarna dan ceria. Padahal, Ayu sudah berusaha memperkenalkan tren tersebut saat dirinya pertama kali masuk dapur rekaman. "Waktu itu aku masih SMP," ujar Ayu Ting Ting. Dalam setiap penampilannya, Ayu yang masih manggung di acara-acara kecil sudah mengenakan busana ala Korean star.  "Mungkin waktu itu K-Pop memang belum sepopuler sekarang," imbuh Ayu.

Konsistensi Ayu mengenakan busana-busana ala bintang-bintang Korea yang disukainya berujung pada namanya yang populer saat ini. Video klip alamat palsu yang diunggah di Youtube, ramai jadi pembicaraan. Selain musiknya yang ringan, penampilan ayu yang mirip artis Korea, menjadi salah satu daya tarik tersendiri.

Ayu Ting Ting yang bernama asli Ayu Rosmalina itu memang tidak memiliki garis keturunan Korea. Namun sejak remaja, Ayu memang gemar sekali mendengarkan lagu dan menonton film asal negeri gingseng tersebut. "Mungkin karena itu jadi mirip-mirip orang Korea," ujar Ayu sambil tersenyum.

Ayu menilai gaya busana K-Pop selalu menunjukkan kesan ceria dan penuh warna dan tidak mengindahkan estetika. Karena itu Ayu lebih memilih berkiblat pada busana ala Korean star, daripada tren Harajuku yang sempat booming di tanah air, tahun 2008.

Setelah namanya populer, Ayu kini memiliki perancang pribadi yang akan memberikan sentuhan apik dalam setiap busana yang dikenakannya saat manggung. "Busananya dimodifikasi dengan kultur lokal yang ada supaya kelihatan cocok," ujar Ayu.

Meski kini telah menciptakan tren baru di dunia dangdut, namun Ayu Ting Ting tidak berharap penyanyi dangdut lain mengikuti jejaknya. "Semua penyanyi memiliki ciri khas masing-masing. Kalau ada yang ikut, ya Alhamdulillah, berarti saya sudah menciptakan tren baru," ujar Ayu tertawa renyah.

Namun setiap tren pasti memiliki waktu berakhir, sama seperti pendahulu Ayu Ting Ting. Namun jika kelak tren busana penyanyi dangdut berubah, Ayu tetap menjadi pelopor busana dangdut dengan gaya K-Pop, karena hingga saat ini, Ayu merupakan satu-satunya penyanyi dangdut yang mengenakan busana ala K-Pop.

CLOSE