Uli Auliani

Jakarta - Aktris Uli Auliani mengaku tertantang dengan peran barunya di film ”Java Heat”. Dalam tugasnya, Uli melakoni peran sebagai pekerja seks komersial (PSK) kelas kakap dan harus beradegan syur dengan lawan mainnya . Hal itu pun langsung diterima Uli ketika ditawari peran sebagai Rani.

"Aku nggak berpikir dua kali waktu dapat tawaran ini. Saat pertama ditawari aku langsung ok. Masalah yang lain-lain, soal karakter, karena itu menantang. Bagaimana cara kita profesional saja," katanya santai di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta, Rabu (10/4) malam.

Dalam adegan, Uli harus melakukan adegan seks dengan bintang Hollywood, Kellan Lutz. Perempuan kelahiran 20 November 1985 itu tak risih berciuman bibir dengan Kellen, sambil melepas pakaiannya satu per satu. Sebagai PSK kelas tinggi, Uli hanya menyisakan bra dan celana dalamnya didepan kamera.

Mendapat adegan panas itu, pemain film ”Akibat Pergaulan Bebas” ini menanggapi santai. "Adegan apapun itu yang jelas masih dalam konteks di bawah peraturan Indonesia. Otomatis di Hollywood pun nggak pernah ada shoot yang di depan atau naked. Sevulgar apa pun itu, tapi nggak bakalan vulgar banget," ujar dia.

Namun saat ditanya rasanya berciuman dengan aktor Hollywood itu, Uli sempat terdiam lama dan salah tingkah.

"Kayak apa ya. He's gentleman, we doing it professional. He's gentle, okay," terangnya sambil tersenyum.

Baginya, sikap profesionalisme yang ditunjukkan lawan mainnya, membuat Uli tidak mengalami banyak kesulitan dalam memainkan peran. Awalnya, ia menyangka bakal kesulitan berkomunikasi. "Ternyata nggak sesusah yang dibayangin, sangat mudah," katanya.

Meski baru kenal dan bertemu di lokasi syuting, Yogyakarta dan Jawa Tengah, Uli tak merasa risih saat tubuhnya harus disentuh Kellan.

"Kalau jadi diri sendiri pasti risih, tapi di situ kan aku berperan sebagai Rani. Uli ketemu Kellan risih ya, tapi kalau Rani dan Jake nggak," ucap dia yang tidak memerlukan persiapan khusus dalam pengambilan adegan yang dilakukan dalam sekali syuting itu. Itu karena Uli sudah merasa nyaman dengan lawan mainnya.

Suara Pembaruan

Penulis: H-15

Sumber:Suara Pembaruan