Jamal Mirdad dan Lydia Kandou

Jakarta - Tak pernah diduga sebelumnya, pernikahan artis senior Lydia Kandou dan suaminya Jamal Mirdad akan berujung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Padahal, keduanya merupakan ikon pasangan berbeda keyakinan yang harmonis.

Puluhan tahun membina rumah tangga hingga memiliki empat anak, tak lantas keduanya hidup rukun.

"Bisa dikatakan ini disebabkan karena persaingan antara mereka dalam mencari uang. Aneh sebenarnya, tapi itu memang yang terjadi antara Jamal dan Lydia," ungkap seorang kerabat Jamal Mirdad yang enggan disebutkan namanya ketika mengungkap alasan kenapa Lydia menggugat cerai Jamal mirdad saat berbincang dengan wartawan disebuah tempat, Sabtu (20/4).

Lebih lanjut dikatakan kerabat Jamal tersebut, persaingan keduanya mendapatkan penghasilan diduga menjadi penyebab keretakan hubungan pasangan yang sudah 27 tahun menikah itu.

"Perceraian itu dari dulu sudah dimulai, ribut-ribut mau cerai enggak jadi mau cerai enggak jadi. Saya sih bilang mereka enggak akan bercerai, pasti damai lagi," lanjutnya.

Dirinya menambahkan, meskipun Jamal kini seorang anggota DPR RI, namun di sela-sela kesibukannya pelantun Madu dan Racun itu ternyata tengah merintis sebuah bisnis namun gagal. Sedangkan Lydia Kandou makin eksis sebagai aktris, sehingga faktor ekonomi antara keduanya begitu mencolok terlihat.

"Tapi bisnisnya gagal ya. Jamal juga main sinetron, tapi enggak banyak, makanya lebih banyak pendapatannya si Lydia. Mas Jamal juga sempat memiliki utang dan utang itu harus dilunasinya sendiri, sementara mbak Lydia enggak mau bantu," ungkapnya.

Selain persoalan itu, persoalan anak juga menjadi kendala berarti dalam kehidupan rumah tangga mereka, diakuinya bahwa anak bungsu mereka (Nathana Ghaza) kini kondisinya tidak terurus akibat kesibukan masing-masing.

"Salah satunya ya itu karena anak terakhirnya yang enggak terurus," jelas sang kerabat yang mengaku masih keponakan Jamal Mirdad itu.

Penulis: Chairul Fikri