Eyang Subur

Jakarta - Setelah mengeluarkan fatwa yang menyatakan aliran Eyang Subur adalah aliran sesat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan tegas meminta lelaki berusia 70 tahunan tersebut untuk kembali ke ajaran agama Islam sesuai dengan ajaran yang benar.

MUI mengancam melaporkan Eyang Subur bila tidak segera bertobat dan meninggalkan praktek perdukunan dan peramalan.

"MUI mencoba untuk menggunakan istilah menyimpang, artinya menyeleweng dari ajaran agama. Sifatnya untuk menyatakan bahwa Pak Subur sudah menyimpang supaya rujuk, artinya kalau tobat sudah kembali ke jalan yang benar," Ungkap Ketua Investigasi MUI, Umar Shihab saat memberikan keterangan pers mengenai ajaran Eyang subur, di Kantor MUI, Jl. Proklamasi, Jakarta, Senin (22/4).

Dia menjelaskan, MUI mensinyalir selama ini ada upaya penodaan agama Islam oleh Eyang Subur. Pria itu juga tidak lagi mengikuti kaidah agama yang baik dan benar.

"Pengetahuan yang dangkal Pak Subur terhadap ajaran agama membuat dirinya kurang mengerti ajaran agam yang benar, sehingga MUI bersedia membimbing dan mengarahkan pak Subur agar kembali ke ajaran agama yang baik dan benar," Lanjut Umar Shihab.

MUI juga mengancam akan melaporkan Eyang Subur ke pihak kepolisian bila mantan penjahit itu tidak segera bertobat dan meninggalkan ajarannya.

"Jika Pak Subur melakukan praktek perdukunan dan peramalan kembali, maka pihak MUI tidak segan-segan akan melaporkan Pak Subur ke pihak Kepolisian dengan tuduhan penistaan terhadap agama. Bila ada yang memiliki kegiatan serupa dengan pak Subur, kami harapkan sadar dan meninggalkan praktek-praktek seperti itu," ungkap Umar Shihab.

Penulis: Chairul Fikri/WBP