Ilustrasi The Voice Indonesia.

Jakarta - Dalam pertunjukan yang disiarkan langsung (live show) pada Minggu (26/5) malam, di Studio Indosiar, terpilih sudah 4 (empat) finalis ajang kompetisi menyanyi The Voice Indonesia (TVI). Mereka adalah Leona Dwi Untari (dari tim Armand), Billy Simpson (tim Giring), Tiara Degrasia (tim Glenn), serta Agseisa Galuh Putri (tim Sherina).

Keempat kontestan yang memang bersuara bagus dan tampil luar biasa sejauh ini tersebut, menyisihkan empat semifinalis lainnya yang ikut tampil bersaing semalam. Poin kemenangan mereka didapat dari kombinasi dua sumber, yaitu voting SMS, serta penilaian pelatih (coach) masing-masing. Meskipun, seperti pertanyaan sejumlah orang, masih kurang jelas sebenarnya bagaimana poin-poin itu memenangkan keempatnya.

Seperti diketahui, sejak awal kompetisi ini, empat coach yang terdiri dari Armand Maulana, Sherina Munaf, Glenn Fredly dan Giring Ganesha, memang diplot membina jumlah peserta yang sama, khususnya sejak putaran live show. Sejak putaran itu, tiap pekan, satu kontestan dari masing-masing pelatih harus tersingkir, terutama berdasarkan hasil SMS (dua terendah), plus pilihan pelatih masing-masing. Hingga akhirnya masing-masing tim menyisakan dua orang saja yang tampil di semifinal kemarin.

Semifinal ini jadi agak berbeda, karena selain poin didapatkan dari voting SMS, pelatih kali ini juga memberikan penilaian dalam bentuk angka - bukan lagi menentukan (memilih) siapa yang hendak dibawanya maju ke babak berikutnya. Makanya, dalam acara kemarin, usai penampilan masing-masing kontestan, Giring, Armand, Glenn dan Sherina, harus memberi nilai kepada kedua "anak asuh" mereka, dengan persyaratan tidak boleh seimbang (50:50).

Poin dimaksud dihitung dalam ukuran persen, sehingga artinya tiap dua kontestan (di satu tim) harus berbagi persentase (dari 100%). Hasil penilaian dari Glenn pun kemudian menunjukkan 60 (persen) untuk Tiara, serta 40 untuk kontestan timnya yang lain, Saptoto Nugroho. Sementara Giring memberi poin 55 untuk Billy dan 45 untuk Abdi Siahaan, Sherina juga memberi 55 persen Agseisa dan 45 untuk Pritta Kartika, sedangkan Armand memberi 53 untuk Leona dan 47 persen untuk Ferdinand Pardosi.

Persentase lantas juga merupakan ukuran bagi SMS yang telah masuk untuk masing-masing peserta di masing-masing timnya (jadi bukan jumlah SMS). Hasilnya adalah 85 persen untuk Billy, dan 15 untuk Abdi di tim Giring, yang membuat Billy unggul mutlak atas Abdi dengan total 140 banding 60, setelah ditambahkan dengan poin dari coach. Sementara di tim Armand, Leona meraih SMS 48 persen dan Ferdinand 52, yang membuat hasil total berupa keunggulan untuk Leona dengan 101 banding 99 persen.

Yang berbeda adalah di tim Glenn dan Sherina. Dari SMS, Tiara mendapatkan 40 persen, sementara Saptoto 60, yang membuat keduanya imbang dengan total sama-sama memiliki 100 persen. Ini membuat dibukanya tambahan waktu 2 menit untuk menerima SMS lagi, dengan hasil SMS tambahan adalah 75 persen untuk Tiara (total jadi 175 persen) dan hanya 25 persen untuk Saptoto (total 125). Hal sama terjadi pada Agseisa yang dari SMS cuma mendapat 45 persen, sementara Pritta 55. Waktu ekstra 2 menit untuk voting SMS lagi, akhirnya memberikan tambahan 71 persen untuk Agseisa (total jadi 171 persen) dan 29 persen bagi Pritta (total 129).

Kini, keempat finalis sudah akan langsung bersiap untuk penampilan di gand final yang bakal digelar Minggu (depan), dengan siaran langsung dari lokasi yang sama. Bedanya, seperti disampaikan pihak panitia dan para pelatih masing-masng kontestan, kali ini kemenangan mereka akan ditentukan murni dari vote SMS, yang periode pengirimannya telah mulai dibuka sejak hari ini.

Sedikit profil, keempat finalis edisi pertama TVI ini dikenal datang dari latar belakang yang cukup berbeda, serta perbedaan usia yang lumayan menyolok pula. Sebagaimana dirangkum di situs TVI, Leona tercatat sebagai yang paling muda dengan usia 17 tahun, berasal dari Surabaya (tepatnya asal Kediri). Bergenre pop, gadis ini antara lain diketahui merupakan pemenang ajang karaoke Kompas Gramedia, selain juga peringkat 3 Lomba Campursari di Jatim.

Sementara Agseisa yang berusia 19 tahun, berasal dari Jakarta, dengan genre musik terutama R&B. Dia juga pernah memenangi kontes lagu di Banjarmasin, bergabung dengan band, serta pernah tamil dalam drama musikal Titik Puspa, bertajuk "Semut Merah Semut Hitam".

Lalu Billy, juga berasal dari Jakarta, berusia 25 tahun dengan genre pop. Tercatat bekerja sebagai Crative Director di Liga Mahasiswa (LiMa), mengelola production house, Billy juga dikenal sebagai penyanyi di berbagai kegiatan secara semi-amatir, sekaligus menciptakan lagu dan komposisi musik.

Satu lagi kontestan yang maju sebagai finalis dari (daerah audisi) Surabaya adalah Tiara, perempuan yang berusia 27 tahun. Bergenre R&B, Tiara disebut memiliki sebuah usaha butik, khusus untuk orang-orang berukuran tubuh besar seperti dirinya.

Penulis: Arsito Hidayatullah