Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo

Jakarta - Pemprov DKI Jakarta akan melangsungkan Pagelaran Agung Keraton Sedunia yang rencananya digelar pada tanggal 5-8 Desember.

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, dalam pagelaran tersebut, pemprov tidak hanya mengundang raja-raja dari seluruh nusantara, namun juga seluruh dunia, seperti Asia, Afrika, dan lainnya.

"Kita akan adakan karnaval raja-raja membawa kereta kencana di Jakarta, pusaka-pusaka, hingga kuliner-kuliner dari seluruh dunia," kata Jokowi di Balai Kota, Selasa (11/6).

Jokowi juga mengatakan, dari 138 wilayah di Indonesia yang memiliki konsep kerajaan dan keraton dipastikan akan hadir dalam acara ini. "Semuanya datang, yang punya keraton semua datang.

Sementara untuk kerjaaan dari luar negeri masih dalam tahap negosiasi. "Seperti dari Inggris, Monaco, Belanda belum," katanya.

Menurut Jokowi, pagelaran tersebut dalam rangka membangun brand Jakarta. Selain itu, ajang ini diharapkan dapat mengangkat potensi keraton dan budaya nusantara yang dimiliki Indonesia agar bisa dikenal dunia.

"Targetnya kesana, kita ingin angkat itu," ujar Jokowi.

Menurutnya, melalui pagelaran ini, budaya Betawi dengan Ibukota Jakarta akan memiliki kekuatan keraton senusantara. Terlebih Jakarta sebagai penyelenggaranya yang juga sebagai upaya untuk membentuk brand Jakarta sebagai pusat kebudayaan nusantara.

"Ajang ini juga ingin menjadikan Jakarta sebagai kota MICE (Meeting Incentive, Convention, Exhibition). Kalau acara promosinya profesional, brand Jakarta sebagai kota MICE akan terbangun," tandasnya.

Rencananya, Pagelaran Agung Keraton Sedunia dilaksanakan di Jakarta Convention Center. Acara dibuka untuk umum tanpa tiket masuk. Sementara mengenai anggarannya bisa dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) maupun sponsor.

Disebutkan Jokowi, penyelenggara pagelaran ini dilakukan oleh Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN) bersama Pemprov DKI Jakarta.

Suara Pembaruan

Penulis: DMP/WBP

Sumber:Suara Pembaruan