Vivik (30) istri Almarhum Ustadz Jeffry Al Buchori atau yang biasa disapa Uje memeluk foto almarhum di kediamannya Rempoa, Tangerang Selatan.

Jakarta - Kisruh pemugaran makam almarhum Ustad Jefri Al Bukhari (Uje) yang melibatkan istrinya, Pipik Dian Irawati dan mertuanya, Umi Tatu kian hari kian memanas.

Isu keretakan memantu dan mertua itu kian santer terdengar menyusul kabar ibunda Uje merasa diteror menantunya itu melalui pesan singkat.

Namun isu teror yang dilakukan itu langsung dibantah ibu 4 orang anak itu saat dihubungi melalui telepon, Sabtu (21/9).

"Oh nggak, hubungan kami baik-baik saja. Untuk yang lain-lain justru saya tidak tahu, saya kan fokusnya hanya di makam saja," ujar Pipik, istri mendiang Uje.

Pipik meminta agar semua pihak tidak memperkeruh keadaan sehingga merenggangkan jarak dengan sang mertua.

"Kata siapa (teror)? Jangan sampai ini jadi adu domba, fitnah dosa loh. Saya tidak pernah berbicara apapun, yang terpenting saya bagaimana menjalani hidup dengan anak sesuai ketentuan ajaran suami dan guru saya," lanjutnya.

Pipik mengaku dirinya kini pasrah dengan kondisi yang saat ini terjadi.

"Mangga (silahkan) saja kalau mereka punya konotasi yang lain ya. Buat saya silahkan saja dan toh saya sudah biasa 14 tahun difitnah," tutupnya.

Kisruh makam Uje ini berawal dari pemugaran makam Uje yang berada di tempat pemakaman umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat oleh keluarga besar Uje.

Pemugaran makam uje dirasakan sangat berlebihan oleh istri Almarhum Uje. Pipik tetap menginginkan makam uje seperti makam lain yang sederhana karena menurutnya, kesederhanaan adalah permintaan sang suami saat masih hidup.

Penulis: Chairul Fikri/WBP