Dalam waktu dekat aliran musik dangdut akan unjuk gigi di Amerika Serikat untuk diperkenalkan kepada masyarakat di sana.
"KBRI bekerja sama dengan stasiun televisi membuat reality show bertema dangdut does to America atau dangdut masuk ke AS," ujar Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Dino Patti Djalal Dino usai pembukaan pameran American Batik Exhibition di Jakarta, Selasa (21/2).
Dia menjelaskan pihaknya akan mendatangkan lima penyanyi dangdut asal Indonesia ke Amerika Serikat. Usai disambut olehnya di Washington kemudian penyanyi dangdut itu dilepas ke sejumlah tempat yang dianggap "aneh".
"Mereka dilepas seperti ikan keluar dari air. Mereka akan nyanyi di tempat para koboi di Texas, kemudian Gettho di Chicago, bahkan Wall Street di New York. Mereka akan manggung di tempat-tempat yang tidak akrab dengan musik dangdut," tambah Dino.
Menurutnya, hal ini dilakukan agar musik dangdut semakin dikenal di AS dan membuat masyarakat setempat semakin mengenal budaya Indonesia.
Dipilihnya musik dangdut sendiri, kata Dino, karena identik dengan musik Indonesia dan dikenal semua lapisan masyarakat.
"Kami mencari musik yang membuat orang joget. Kalau keroncong tidak akan membuat orang joget, kalau dangdut itu seperti samba langsung membuat orang joget," tambah dia.
Dangdut adalah aliran musik yang sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia dan berakar dari musik Melayu yang mulai berkembang pada tahun 1940-an. Irama dangdut menggabungkan irama Melayu sangat kental dengan unsur aliran musik dari India dan Arab.





