Film Blusukan Jakarta Angkat Tema Sosial

Film Blusukan Jakarta Angkat Tema Sosial
Bintang film "Blusukan Jakarta", Verdi Solaiman (kedua dari kanan) dan Hengky Solaiman (kedua dari kiri) berfoto bersama produser eksekutif film tersebut Johannes Tong (kiri) dan Henry Riady (kanan). ( Foto: Beritasatu.com )
Carla Isati Octama / CAH Senin, 21 Maret 2016 | 17:47 WIB

Jakarta - Film terbaru dari First Media Productions yang berkolaborasi dengan Work! Film Production dan Java Entertainment Media (Javemedia), Blusukan Jakarta mengangkat tema sosial.

"Ini sebenarnya ide yang sudah lama sekali. Saya ingin memperlihatkan bagaimana imej bangsa kita lewat Jakarta. Lalu saya ketemu dengan tim First Media, kita sharing bareng dan ternyata mereka suka dengan ide ini," ujar sutradara Blusukan Jakarta, Azhar Kinoi Lubis saat ditemui di pemutaran film tersebut di Jakarta, Senin (21/3).

Meskipun mengangkat tema sosial, Kinoi berusaha agar film ini tidak menjadi tontonan yang berat.

"Ini adalah salah satu film yang jujur dari saya untuk memperlihatkan Jakarta, untuk memperlihatkan masyarakat kita bahwa ada yang pemarah, ada yang baik, ada yang kalem," lanjut Kinoi.

Ia menjelaskan bahwa di film ini dirinya membungkus tema sosial dengan menghadirkan pula unsur komedi dan action, sehingga Blusukan Jakarta memiliki keseluruhan packaging yang menarik.

Blusukan Jakarta berkisah mengenai seorang jurnalis asal Amerika bernama Tony ditugaskan oleh perusahaannya untuk membantu tim investigasi BeritaSatu TV.

Tony yang ditempatkan di sebuah program BeritaSatu TV berjudul Indonesia Berbicara pun tertarik untuk mengangkat tema anak jalanan.

Ia pun mewawancarai seorang anak jalanan bernama Acil, yang di akhir wawancara malah mencuri kamera dan tas Tony.

Melalui kejadian tersebut, Tony mengejar Acil masuk ke kampung nelayan. Di sana dia bertemu dengan banyak orang dan mulai mengetahui akan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat di sana

Mulai dari pertemuannya dengan Anggun yang merupakan seorang guru sukarela bagi anak-anak jalanan, Tony juga bertemu dengan Marni, seorang ibu yang terpaksa menjadi wanita tuna susila karena keadaan dan Jampang, kepala preman di kampung nelayan.

Blusukan Jakarta dibintangi oleh Mentari De Marelle, Marcio Sebsam, Verdi Solaiman, Shita Destya, Ence Bagus, dan Clinton Lubis.

Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE