Tanti Kotak bersama Arda Naff, kekasihnya.
Band Kotak mengguncang Ambon dengan konser musik A Soundsations Rock Never Dies, di lapangan Bhayangkara, Sabtu (17/3) malam.

Dalam penampilannya malam kemarin, Kotak menyanyikan 12 hits lagu dari empat albumnya. Konser yang dipadati ribuan Kerabat Kotak, sebutan bagi penggemar Kotak sangat meriah. Tampak sejumlah penonton berjingkrak-jingkrak mengikuti irama musik Kotak yang menyulut adrenalin. Mereka juga membawa pernak pernik band idolanya tersebut.

"Ambon, are you ready?" teriak Tantri, vokalis Kotak yang disambut dengan teriakan bergemuruh dari penggemar mereka.

Mengawali penampilan mereka, Kotak yang diawaki oleh Tantri (vokal), Chua (bass), dan Cella (gitar) membawakan lagu Rock Never Dies dari album Kotak Kedua yang diluncurkan pada 2008.

Kemudian dilanjutkan dengan Kerabat Kotak dan Energie yang dinyanyikan secara medley, dan Tinggalkan Saja.

Awalnya Tantri merasa pesimis jika konsernya akan dipadati masyarakat Ambon. Namun ia begitu terkejut, ternyata nama Kotak begitu terkenal di Ambo. "Sebelum ke sini sempat terpikirkan oleh kami, apakah nantinya ada yang akan menyaksikan kami bernyanyi, ternyata sambutan teman-teman di Ambon sangat luar biasa," kata Tantri.

Dalam konser musik A Soundsations Rock Never Dies, tak hanya Tantri yang menampilkan aksi panggung dan vokalnya, Chua dan Cella juga turut menunjukan kebolehan mereka bermain bas dan gitar.

Meski terbata-bata, Tantri berusaha menggunakan dialek melayu Ambon untuk berinteraksi dengan penggemar bandnya. Ia juga memberikan pic (pemetik) gitarnya kepada salah seorang Kerabat Kotak yang bersedia menyanyikan refrain dari lagu Selalu Cinta. Sahabat Kotak yang beruntung tersebut bernama Ale.

"Ini adalah pic gitar beta (saya) yang selalu saya gunakan sejak pertama kali bermusik, semoga ini bermanfaat untuk ale," ujarnya.

Menurut Tantri, masyarakat Ambon, khususnya Kerabat Kotak yang terlihat sangat antusias dengan penampilan mereka, membuat dirinya dan personel Kotak lainnya bersemangat untuk bernyanyi.

"Terima kasih untuk ale (kamu) semuanya sudah hadir di sini untuk menyaksikan penampilan katong (kami), kamong (kalian) sangat luar biasa," katanya dengan menggunakan bahasa Ambon.

Tantri sempat kaget karena Kerabat Kotak yang berasal dari Solo dan Bojonegoro juga hadir dalam konser mereka malam itu.

"Luar biasa ternyata yang hadir di sini bukan hanya orang Ambon, tapi ada orang Solo, dan lainnya berkumpul jadi satu. Ini menunjukan kalau Ambon memang cinta damai, berita-berita di luar sana hanya omong kosong," kata Tantri.

Kotak mengakhiri penampilan mereka dengan lagu Tendangan Dari Langit, Terbang, dan Beraksi yang dinyanyikan secara medley.

Penulis: /FMB

Sumber:Antara