Cegah Kanker Serviks, Melly Goeslaw Lakukan Vaksinasi HPV

Cegah Kanker Serviks, Melly Goeslaw Lakukan Vaksinasi HPV
Penyanyi dan pencipta lagu, Melly Goeslaw, di acara peringatan Pekan Imunisasi Dunia yang digelar Koalisi Indonesia Cegah Kanker Serviks (KICKS) di Jakarta, Rabu (25/4). ( Foto: Investor Daily/Mardiana Makmun )
Mardiana Makmun / FER Rabu, 25 April 2018 | 22:25 WIB

Jakarta - Penyanyi dan pencipta lagu Melly Goeslaw memiliki kepedulian tinggi pada penyakit kanker. Melly pun berupaya melakukan hidup sehat dan pencegahan kanker dengan melakukan vaksinasi kanker serviks.

"Kanker buat saya sangat familiar karena banyak keluarga saya terkena kanker. Papa saya Melky Goeslaw meninggal karena kanker, Om saya terkena kanker paru, ada juga yang kanker hati. Jadi gen saya itu kental dengan kanker. Dokter kan bilang 10 persen kanker dipicu secara genetik," ungkap Melly ditemui di acara peringatan Pekan Imunisasi Dunia yang digelar Koalisi Indonesia Cegah Kanker Serviks (KICKS) di Jakarta, Rabu (25/4).

Khawatir terkena kanker serviks, Melly melindungi dirinya dengan melakukan vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV), penyebab kanker serviks. "Satu-satunya kanker yang dapat dicegah adalah kanker serviks. Caranya ya dengan vaksinasi. Karena itu saya beberapa tahun lalu sudah vaksinasi HPV," kata Melly.

Selain vaksinasi, Melly juga selalu menjaga kebersihan kelaminnya. "Kalau sedang menstruasi, sering ganti pembalut, selalu cuci tangan sebelum cebok, dan toilet harus bersih," ujar Melly.

Hal sama dilakukan Puteri Indonesia 2018 Sonia Fergina Citra. "Untuk pencegahan kanker serviks, saya hari ini akan divaksinasi vaksin HPV," kata Sonia yang tetap tersenyum saat disuntik vaksin HPV.

Kanker leher rahim atau kanker serviks merupakan kanker penyebab kematian kedua terbesar, setelah kanker payudara, bagi perempuan Indonesia. Setiap tahunnya, ada 14 juta perempuan di dunia termasuk remaja terinfeksi Human Papilloma Virus penyebab kanker serviks.

Berbeda dengan kanker lainnya, kanker serviks adalah satu-satunya kanker yang dapat dicegah. "Kanker ini dapat dicegah dengan mencegah penularan virus HPV dan melakukan vaksinasi HPV sejak dini yaitu sejak usia 9 tahun dan cukup tiga kali seumur hidup dengan jarak waktu 0, 2, dan 6 bulan," jelas Prof Dr dr Andrijono, SpOG (K), ketua umum Himpunan Onkologi & Ginekologi Indonesia (HOGI) sekaligus salah satu penggagas Koalisi Indonesia Cegah Kanker Serviks (KICKS).

Vaksinasi HPV, jelas Prof.Dr.dr.Andrijono dapat mencegah perubahan sel serviks prakanker menjadi kanker serviks. Data dari WHO pada September 2016 menunjukkan bahwa sebanyak 67 negara termasuk Australia, Malaysia, dan Thailand telah melakukan program vaksinasi HPV.

"Nyatanya di Australia dalam 4-5 tahun pertama setelah program vaksinasi HPV dimulai, inveksi HPV menurun sebesar 77 persen pada usia 18-24 tahun," kata Andrijono.

Virus HPV, kata Andrijono, menular melalui hubungan seksual. "Selain itu juga bisa menular lewat kontak tangan kotor yang mengandung virus ke vagina, atau kontak vagina dengan toilet yang mengandung hirus HPV. Karena itu bersihkan tangan sebelum memegang atau mencebok vagina dan bersihkan toilet dengan air atau cairan pembersih mengandung antiseptik sebelum menggunakannya," tandas Andrijono.



Sumber: Investor Daily
CLOSE