Musisi Sampai Menteri Kumpulkan Rp 2,2 Miliar untuk Lombok

Musisi Sampai Menteri Kumpulkan Rp 2,2 Miliar untuk Lombok
Konser Kemanusiaan untuk Lombok ( Foto: Suara Pembaruan / Dina Fitri Anisa )
Dina Fitri Anisa / FMB Jumat, 10 Agustus 2018 | 14:57 WIB

Jakarta - Dana sebesar Rp 2,2 miliar terkumpul dalam kegiatan konser kemanusiaan untuk Lombok yang diprakarsai oleh Komunitas Biduan dan Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI). Lebih dari 40 musisi, termasuk grup musik menteri Kabinet Indonesia, Elek Yo Band turut turun tangan dalam pengumpulan dana tersebut.

Salah satu penyelenggara acara, Adib Hidayat mengatakan bahwa konser Kemanusiaan untuk Lombok merupakan wujud dari kepedulian para musisi Indonesia yang tergabung dalam Komunitas Biduan, untuk membantu korban bencana alam di Lombok.

“Konser ini merupakan wujud dari spontanitas banyak pihak dari Komunitas Biduan, yaitu kelompok Whatsapp yang berisikan 200 penyanyi dan musisi. Tidak kurang dari 3 hari, dengan kerja sama dengan Kitabisa.com, Iluni UI, dan beberapa lembaga lainnya kita hadir di sini untuk membantu mereka (korban Lombok),” terangnya saat dijumpai SP, di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (9/8).

Ia pun berharap bahwa dengan diberlangsungkannya konser ini, masyarakat menjadi semakin peduli dan turut memberikan donasi kepada korban bencana. Benar saja, belum lama konser ini dimulai, dana yang terkumpul telah mencapai Rp 700 juta.

Dalam kesempatan yang sama perwakilan dari Komunitas Biduan, Kadri Mohamad mengatakan bahwa konser ini akan menampilkan salah satu performance yang paling dinanti, yaitu Elek Yo Band. “Di Komunitas Biduan tergabung Triawan Munaf, kemudian beliau sangat mendukung kegiatan ini. Tadinya kita hanya mengundang, tetapi mereka justru ingin tampil,” ungkapnya.

Menggunakan busana serba putih, Para Menteri ini sangat siap menghibur para pengunjung dan penonton. “Let's unite to stand by Lombok,” ungkap Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi mengawali aksi Elek Yo Band malam itu.

Lagu pertama yang dibawakan bertajuk “Stand By Me” yang dinyanyikan oleh Ben E King. Usai lagu pertama dinyanyikan, Elek Yo Band pun langsung membawakan lagu keduanya yang bertajuk “Lestari Alamku” ciptaan Gombloh.

Sebelum musik ketiga di mulai, Retno pun turun panggung dan berkeliling membawa kotak sumbangan. Kemudian, Basuki Hadimuljono dari posisi drum angkat bicara dengan menggunakan microphone. Ia memanggil kolega-koleganya dari Waskita, dan beberapa perwakilan perusahaan kontraktor, yang menghasilkan dana lebih dari Rp 300 juta, yang kemudian ditambahkan lagi oleh pengusaha Arifin Panigoro senilai Rp 1 miliar.

Tidak cukup sampai di sana, saat mengakhiri penampilan Budi Karya Sumadi secara spontan melelang gitar akustik miliknya. Gitar akustik buatan anak negeri bermerek Satria tersebut dilepas dengan harga Rp 200 juta, dan jatuh ke tangan seorang pecinta musik bernama Totty Moekardiono.

Menurut Totty, gitar tersebut menjadi sangat spesial karena telah ditandatangani langsung oleh para personel Elek Yo Band. "Gitar ini tidak akan saya mainkan, nanti hanya akan saya pajang saja karena ada tanda tangan menteri-menteri semua. Saya pun tidak ada rencana untuk membeli gitar, tapi saya murni ingin membantu masyarakat di Lombok. Itu saja," katanya.

Dengan terjualnya gitar milik Budi Karya, malam itu dana yang terkumpul untuk korban bencana di Lombok adalah genap Rp 2,2 miliar. Nantinya, dana tersebut akan segera disalurkan secara langsung ataupun melalui beberapa lembaga di antaranya Walhi, PMI, ataupun ACT.

Selain penampilan memukau dari Elek Yo Band, terdapat musisi yang tergabung dalam konser penggalangan dana ini di antaranya Glenn Fredly, Kadri Mohamad & Jubing Kristianto, Keenan Nasution dan Krisna Prameswara, Ikang Fawzi, Rossa, Syaharani & Donny Suhendra, Giring Ganesha, serta Tompi.

Selain itu, ada pula Armand Maulana & Dewa Budjana, Trison & Eet Sjahranie, Pentaboyz, Kikan & lan Antono, Shelomita, Che Cupumanik, Jimi The Upstairs, Ermy Kulit, Rien Djamain, Reda Gaudiamo, Prass Audiensi, Andre Hehanisa, Bonita, Candil, Once, RAN, Iis Sugianti, Calvin Jeremy, Vira Talisa, Andien dan The Soulful, dan masih banyak beberapa lainnya.



Sumber: Suara Pembaruan