Salah satu adegan film remaja Apa Ini Cinta?
Kisah cinta para remaja dengan beragam konflik.

Sebutan 'Ababil' atau 'ABG (Anak Baru Gede) labil' belakangan tengah marak di dunia maya. Di situs jejaring sosial misalnya, kata 'Ababil' hampir setiap waktu disebutkan.

'Ababil' merupakan sebutan untuk remaja tanggung yang masih berjiwa labil, setengah dewasa dan kekanak-kanakan (masa peralihan). Baik dari prinsip hidup maupun mengatur perasaannya, temasuk kisah cinta.

Banyaknya istilah-istilah dalam pergaulan remaja menandakan, jika kehidupan kaum remaja penuh dengan dinamika dan menarik untuk diikuti.

Berangkat dari hal tersebut, Nayato Fio Nuala yang juga dikenal dengan nama Koya Pagayo membesut film berjudul Apa Ini Cinta? Saat ini proses produksi film remaja tersebut sudah dalam tahap akhir.

Di film Apa Ini Cinta? banyak melibatkan para pemain pendatang baru untuk menduduki peran utamanya. Sebut saja Indri Satya yang memerankan tokoh Niken. Niken adalah pelajar SMU berusia 17 tahun. Indri akan beradu akting dengan Maxime Bouttier yang sebelumnya sudah pernah berperan di tiga judul film layar lebar. Kali ini Maxime akan memerankan tokoh Robi, pelajar SMU berusia 17 tahun.

Aktor kelahiran Prancis itu sebelumnya pernah berperan di film Arti Sahabat musim kedua, Bulan di Atas Mentari, dan Segalanya Cinta.

Alur film drama remaja ini dibuat oleh Erry Sofid, bercerita tentang lika liku kehidupan ABG yang masih labil dan harus berhadapan dengan kemelut cinta yang akhirnya mendatangkan kesempatan kedua.

Robi digambarkan sebagai remaja super sibuk lantaran banyak kegiatan di luar sekolah seperti basket dan naik gunung. Ia tidak memiliki banyak waktu untuk Niken, kekasihnya. Padahal Niken selalu merasa bahagia jika berada di samping Robi.

Niken kemudian diceritakan meninggal dan membuat hati Robi menyesal. Ia kemudian bertemu dengan sosok malaikat dan membawanya ke masa lalu untuk bertemu dengan Niken. Lantas, apakah Robi dapat memanfaatkan kesempatan keduanya itu?

Kisah di film Apa Ini Cinta?, menurut Nayato banyak terinspirasi dari komik-komik Jepang.

”Ini sebenarnya cerita tentang drama romantis yang dibumbui dengan adegan-adegan lucu. Kami terisnpirasi dari komik Jepang," ujarnya.

Film ini mengambil latarbelakang keindahan Kawah Putih, Ciwidey, Jawa Barat. Nayato belum bisa memastikan kapan film ini akan diputar di bioskop lantaran masih menyelesaikan tahap akhir produksi.

Penulis: