Petugas kepolisian menurunkan puluhan preman yang berhasil diamankan jajaran kepolisian saat dilakukan razia preman, di Mapolres Tangerang Kota, Tangerang.

Tangerang - Polres Metro Tangerang Kota, Banten, berhasil menjaring sebanyak 143 preman dengan delapan orang di antaranya wanita.

"Ada 143 preman yang kita tangkap dari seluruh wilayah di Kota Tangerang," kata Wakapolres Metro Tangerang, AKBP Hudit di Tangerang, Senin (8/4).

Dari hasil pemeriksaan, kata Hudit, ada preman yang membawa senjata tajam berupa pisau lipat dengan disimpan di balik baju.

Karena itu, kepolisian akan melakukan pemeriksaan terhadap preman yang kedapatan membawa senjata tajam itu.

Dikatakannya, ratusan preman tersebut terjaring dalam operasi cipta kondisi yang dilaksanakan Polres Metro Tangerang.

Hudit pun membantah jika operasi razia yang dilaksanakannya ini terkait kasus premanisme di Yogyakarta. "Mungkin hanya bersamaan saja namun memang razia yang dilaksanakan itu, merupakan rutinitas," katanya.

Ia mengatakan, dari hasil pendataan petugas jika preman yang terjaring razia berprofesi sebagai pengamen, dept collector yang kerap nongkrong dipinggir jalan hingga orang yang sekeda luntang-lantung saja.

Diharapkan, dengan adanya razia tersebut maka Kota Tangerang akan bebas dari premanisme dan warga tidak merasa terganggu.

Apalagi, ada preman yang membawa senjata tajam dan sangat berbahaya jika disalah gunakan untuk kegiatan negatif.

"Tujuan utama adalah menciptakan Kota Tangerang bebas dari premanisme dan warga merasa nyaman," pungkasnya.

Penulis:

Sumber:ANT