Ilustrasi kecelakaan sepeda motor.

Jakarta - Seorang pengendara motor tewas seketika setelah terlindas sebuah truk di Jalan DI Panjaitan, tepatnya di bawah jembatan layang UKI Cawang, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (14/4) malam. Korban tewas dengan luka parah di bagian kepala, sementara bagian belakang motor Yamaha Mio berwarna biru yang dikendarai korban ringsek.

Menurut Aiptu Musafa, petugas Patwal Satlantas Wilayah Jakarta Timur, yang ditemui di lokasi, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.30 WIB itu bermula saat motor korban bernama Solichin (48) terlihat kebingungan antara masuk ke underpass yang mengarah ke Cililitan atau melewati jalur biasa.

Di saat bersamaan, sebuah truk besar yang dikendarai oleh Masandim (30) sedang melaju di belakangnya. Saat korban mengambil jalur biasa, motor berplat nomor B6011UWI yang dikendarainya tersenggol depan truk. Akibatnya, motor kehilangan keseimbangan dan menabrak pembatas jalan.

"Motornya kena pembatas jalan, tapi korban terpelanting dan masuk ke kolong truk," kata Musafa.

Masandim menuturkan, dirinya berangkat dari Sunter dengan kondisi truk sedang tak bermuatan dan hendak ke daerah Bekasi untuk mengambil barang berupa komponen motor Astra. Dia mengaku melaju dengan kecepatan normal, jalanan pun terlihat lapang. Hanya ada beberapa taksi yang sedang berhenti di sisi kiri jalan.

"Saat itu saya lihat motor korban bergoyang seperti kebingungan. Ketika mencoba menghindar motor, tiba-tiba korban juga mengambil jalur yang sama, tepat di samping depan truknya.

"Di dekat lokasi malah kelihatan kayak mau berhenti. Saya coba ke kiri, tapi dia ikut ke kiri, waktu mau ngerem ternyata nggak keburu. Korban kesenggol truk saya, dan masuk ke kolong," ungkapnya.

Beberapa warga yang berada di sekitar lokasi kemudian berteriak melihat peristiwa itu. Musandim pun segera menghentikan laju kendaraannya. Namun, korban sudah terkapar di bawah truk.

Korban yang tewas dengan luka parah di bagian kepala segera dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Sementara sopir truk dibawa ke Satlantas Wil Jakarta Timur untuk dimintai keterangan.

Suara Pembaruan

Penulis: F-5

Sumber:Suara Pembaruan