Ilustrasi pisau lipat.

Serang - Bayi perempuan yang baru berusia sepuluh bulan bernama Putri Zulfiah nyaris tewas setelah lehernya disayat pisau oleh ayah kandungnya sendiri bernama Turmidi (34).

Bayi mungil yang tak berdosa itu disayat lehernya oleh pelaku ketika dia sedang tertidur lelap. Perbuatan bejat ayah kandung yang diduga mengalami gangguan jiwa ini menyebabkan sang bayi yang merupakan darah dagingnya sendiri harus dilarikan ke RSUD Serang untuk dirawat secara intensif.

Turmidi langsung diciduk oleh kepolisian dan hingga kini diamankan di Mapolres Serang, Banten, untuk penyidikan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa tragis yang terjadi di Kampung Pangasih, Desa Seuat, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Kamis (25/4) pagi tersebut, berawal ketika ibu korban atau istri pelaku bernama Madriah (27) sedang mencuci pakaian di kali yang terletak di belakang rumah.

Bayi itu sebenarnya dititipkan ke ibu mertua untuk menjaganya. Namun, pada saat yang sama ayahnya ada dalam rumah dan tiba-tiba menghampiri bayi yang sedang tertidur lelap tersebut dan melakukan tindakan bejatnya menyayat leher buah hatinya sendiri.

"Saya sebenarnya tidak tahu awal kejadiannya. Ketika saya pulang dari mencuci pakaian, anak saya sedang menangis dan terlihat darah di leher. Bapaknya ada di samping bayi," kata Madriah ketika ditemui di Ruang Dahlia RSUD Serang, Kamis sore (25/4).

Madriah mengakui, Tumidi suami keduanya itu memang mengalami gangguan jiwa.

"Dulu waktu menikah dengan saya, dia memang sudah menderita gangguan jiwa. Sebelumnya memang tidak melakukan tindakan sadis seperti ini. Baru dua bulan ini penyakitnya kumat," jelasnya.

Menurut, Madriah suaminya itu mengalami gangguan jiwa setelah pernikahan pertamanya hancur.

"Dia dulu pernah menikah dan memiliki dua anak. Namun kemudian bercerai dengan istri pertamanya. Sejak itu dia mulai bertingkah aneh dan menggalami gangguan jiwa. Dia nikah sama saya sudah tiga tahun," tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Petir, AKP Esti Surohmi menjelaskan setelah menerima laporan dari warga terkait kasus tersebut pihaknya langsung menciduk tersangka yang pada saat itu masih berada di rumah untuk diamankan.

"Kami dengan cepat mengamankan tersagka karena khawatir menjadi sasaran kemarahan warga. Kami langsung membawa tersangka ke Polres Serang untuk penyelidikan lebih lanjut. Saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolres Serang. Sedangkan korban, dirawat di RSUD Serang karena luka gores di leher akibat disayat oleh tersangka," jelas Esti. [149]

Suara Pembaruan

Penulis: 149

Sumber:Suara Pembaruan