Mayat perempuan ditemukan dalam bagasi mobil di TPU Pondok Kelapa.

Jakarta - Polres Jakarta Timur, dan Polsek Duren Sawit terus menyelidiki penemuan mayat wanita dalam bagasi mobil yang terparkir di samping Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Kelapa, Kelurahan Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Sejauh ini, penyelidikan tersebut mengarah pada dugaan mayat wanita tersebut merupakan pemilik mobil Nissan March putih berplat nomor F 1356 KA tempat ditemukannya korban.

"Sejauh ini dugaannya demikian," kata Kapolres Jakarta Timur, Kombes Mulyadi Kaharni, Selasa (28/1) malam.

Dikatakan, identifikasi kepemilikan mobil didapat setelah Polres Jakarta Timur dan Polsek Duren Sawit memeriksa ke Samsat Bogor yang menyatakan pemilik mobil tersebut atas nama Feby Lorita yang beralamat di di Kota Wisata Blok A 4/11 RT 02/RW 10, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Namun, saat ditelusuri, pemilik rumah yang tercantum dalam surat kepemilikan telah berpindah tangan. Feby dikabarkan telah menjual rumah tersebut kepada seseorang tiga tahun lalu.

Penyidik mendapat informasi Feby telah pindah ke sebuah tempat di kawasan Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur.

Sayangnya saat disambangi, wanita tersebut tidak berada di tempat. Namun polisi mendapatkan foto dan informasi mengenai ciri-ciri fisik Feby.

Informasi tersebut kemudian dicocokkan dengan ciri-ciri pada mayat yang ditemukan di dalam mobil.

"Berdasarkan temuan sementara, ada kecocokan antara ciri-ciri pemilik mobil bernama Feby Lorita dan mayat yang kita temukan di mobil tersebut. Dari situ kita duga korban adalah si pemilik mobil, yakni Feby itu sendiri," katanya.

Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit, AKP Chalid Thayib, mengatakan mantan suami dan kakak Feby telah mendatangi Mapolsek Duren Sawit. Berdasar foto, keduanya mengakui adanya kemiripan antara Feby dan korban.

Kedua saksi menyebutkan Feby memiliki ciri khusus, yakni tato bergambar salib di bagian punggung. Untuk memastikan hal itu, Chalid menyatakan pihaknya akan mendampingi keduanya untuk melihat secara langsung jenasah korban.

"Kakak Feby Lorita yaitu Evy Lorita akan mengecek langsung didampingi saya ke RS Polri untuk memeriksa apakah di tubuh jenazah ada tato itu atau tidak," jelas Chalid.

Sejauh ini, kata Chalid pihaknya telah memeriksa sembilan orang saksi. Para saksi tersebut terdiri dari warga yang berada di sekitar TPU Pondok Kelapa, warga dan penghuni rumah di Gunung Putri dan Cibubur, serta keluarga pemilik mobil. 

Suara Pembaruan

Penulis: F-5/FEB

Sumber:Suara Pembaruan