Motif Pengeroyokan Kader PDIP Akibat Tersinggung i

Irjen M Iriawan.

Oleh: Bayu Marhaenjati / WBP | Rabu, 11 Januari 2017 | 17:02 WIB

Jakarta- Polisi terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap satu pelaku dugaan kasus pengeroyokan terhadap Wakil Ketua Ranting PDI Perjuangan (PDIP) Jelambar, Widodo, di Jalan Utama 3 RT 04 RW 03, Kelurahan Jelambar, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Terungkap, motifnya karena tersinggung.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan mengatakan, satu orang pelaku pengeroyokan atas nama Irfan Sofian sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Setelah dilakukan pemeriksaan intensif, terungkap jika latar belakang atau motif pengeroyokan karena tersinggung. "Motifnya karena bicara-bicara, karena sakit hati. Bicara kemudian tersingung, dan ditunggu pada saat yang tepat melakukan pengeroyokan atau penganiayaan itu," ujar Iriawan, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (11/1).

Dikatakannya, polisi saat ini masih mencari satu orang pelaku lainya bernama Fahmi yang buron atau masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). "Karena mereka sebetulnya saling kenal jadi tidak terlalu sulit, sehingga pak Widodo bisa menunjukkan siapa yang menganiayanya," ungkap Kapolda.

Menyoal informasi pelaku pengeroyokan berjumlah 10 orang, Iriawan menyampaikan, masih dalam tahap saksi. "Yang lain masih dalam tahap saksi, dan tak menutup kemungkinan kalau ada saksi lain atau bukti lain kita akan kenakan," katanya.

Sebelumnya diketahui, Widodo harus dirawat di rumah sakit karena mengalami luka-luka di tubuhnya, diduga karena dikeroyok sekelompok orang. Aksi dugaan pengeroyokan itu terjadi setelah calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Djarot Saiful Hidayat, melakukan kampanye dan blusukan ke lokasi tersebut.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT