Pria yang Tertangkap CCTV Bukan Penyerang Novel i

Irjen Boy Rafli Amar.

Oleh: Farouk Arnaz / CAH | Jumat, 21 April 2017 | 16:50 WIB

Jakarta - Mabes Polri mengatakan dua orang yang dicurigai dan tertangkap dalam CCTV dipastikan bukanlah pelaku penyiraman air keras yang menimpa penyidik KPK Novel Baswedan yang terjadi sejak Selasa (11/4) subuh lalu.

"Memang tergambar ya. Akan tetapi foto-foto ini tidak menjawab langsung itu pelaku. Karena kan sesuatu yang dicurigai (belum pasti pelakunya). Tapi informasi-informasi itu memang didalami dan bahkan sudah ada data jatidiri (dua orang itu)," kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri Jumat (21/4).

Jadi, Boy menambahkan, kedua orang itu sudah dicek langsung dan ditanya pada hari H itu yang bersangkutan dimana. Hasil sementara ini kesimpulan yang diperoleh mereka belum atau tidak terkait dengan peristiwa itu.

"Jadi belum terkait langsung. Ini masih terus didalami. Kecurigaan terhadap informasi dari foto tidak langsung menjawab bahwa itu adalah pelaku. Hanya dia memang tertangkap gambarnya dan teridentifikasi pernah ada," sambung Boy.

Meski begitu Boy tidak menjelaskan identitas kedua orang itu. Saat disinggung apa yang dilakukan keduanya di seputaran rumah Novel, Boy mengatakan hal itu akan disampaikan Polda Metro Jaya.

"Sementara informasi yang kita terima mereka belum berkait langsung dengan peristiwa terkait penyerangan Novel. Tapi keduanya sudah berhasil teridentifikasi," tegas Boy.

Seperti diberitakan sudah 10 hari berlalu tapi kasus ini masih gelap. Sejauh ini polisi telah memeriksa 16 saksi, mengolah TKP, dan memastikan jika air keras yang digunakan pelaku adalah sejenis H2SO4 atau asam sulfat.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT