Polri Gelar Apel Pengamanan Idul Fitri i

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (tengah) bersiap menyematkan pita tanda Operasi Ramadniya 2017 kepada perwakilan petugas saat apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ramadniya 2017 di Monas, Jakarta, Senin 19 Juni 2017.

Oleh: Bayu Marhaenjati / FMB | Senin, 19 Juni 2017 | 09:45 WIB

Jakarta - Polri melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat "Ramadniya 2017", terkait pengamanan dan pelayanan Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah, di Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, 1.896 personel gabungan TNI, Polri dan instansi terkait mengikuti apel gelar pasukan, pagi ini.

"Gelar pasukan diikuti 1.896 personel gabungan TNI, Polri dan instansi terkait," ujar Setyo, di Monas, Jakarta Pusat, Senin (19/6).

Dikatakannya, personel yang dikerahkan untuk pengamanan dalam Operasi Ramadniya berjumlah sekitar 170.000 di seluruh Indonesia. Sementara, khusus Ibu Kota Jakarta disiagakan sekitar 33.000 personel pengamanan.

Ia menembahkan, kerawanan yang perlu diantisipasi dalam Operasi Ramadniya adalah kecelakaan lalu lintas, kemacetan, ancaman teroris, pencurian dengan kekerasan nasabah bank, sweeping ormas, pengamanan tempat ibadah, pengamanan pembagian zakat, dan lainnya.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian bertindak sebagai inspektur upacara gelar pasukan tersebut. Apel juga diikuti sejumlah pejabat utama Mabes Polri, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan, pejabat utama Polda Metro Jaya, pejabat TNI, dan instansi lainnya.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT